Nasional
Home » Berita » Bupati MBD Desak Prioritas Tenaga Kerja Lokal dalam Proyek Blok Masela Rp342 Triliun

Bupati MBD Desak Prioritas Tenaga Kerja Lokal dalam Proyek Blok Masela Rp342 Triliun

JAKARTA, Balobe.com – Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamin Thomas Noach mendesak agar tenaga kerja lokal MBD mendapat prioritas dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Abadi Blok Masela yang bernilai investasi Rp342 triliun. Desakan ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Ruang Mangudu, Kementerian ESDM Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah MBD Eduard J.S. Davidz, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, serta sejumlah pejabat lingkup Kementerian ESDM.

Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Gas Abadi Blok Masela sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional serta penguatan ketahanan energi.

Proyek ini bukan proyek biasa. Nilai investasinya mencapai Rp342 triliun dan diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 12 ribu tenaga kerja saat konstruksi dan sekitar 850 tenaga kerja saat operasi. Besarnya investasi dan potensi penyerapan tenaga kerja menjadikan proyek ini sangat strategis bagi perekonomian nasional dan daerah.

Dalam arahannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa percepatan pengembangan Blok Masela merupakan prioritas nasional yang harus dikawal bersama.

Satu Jam Bersama Hasanuddin Tisi DG Lewa: Hidup Ini Singkat, isi Perjuangan Dengan Kebaikan

“Blok Masela adalah proyek strategis nasional yang harus dikawal bersama. Pemerintah berkomitmen memastikan proyek ini berjalan tepat waktu serta memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi,” tegas Menteri ESDM.

Menteri Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk memastikan proyek raksasa ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, terutama di wilayah sekitar lokasi proyek.

Bupati MBD Benyamin Th. Noach menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan proyek Blok Masela, dengan catatan agar tenaga kerja lokal MBD dan sekitarnya mendapat prioritas dalam rekrutmen serta peluang usaha penunjang.

Ia meminta agar MBD dapat terlibat penuh dalam proses konstruksi, baik dari aspek tenaga kerja (manpower) maupun penyediaan material lokal serta penyediaan logistik base untuk hasil pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan melalui perusahaan daerah sehingga ekonomi rakyat benar-benar bergerak.

“Setiap program pemberdayaan yang dilakukan perusahaan perlu melibatkan masyarakat MBD secara menyeluruh. Jika ada program hilirisasi atau optimalisasi pengolahan gas sesuai kesepakatan dengan SKK Migas, Pemda MBD berharap industri ikutan seperti pabrik pupuk bisa dibangun di MBD sehingga bukan hanya ambil gasnya, tapi nilai tambahnya juga tinggal di daerah,” ujar Bupati Noach.

Stok Energi Aman Harga BBM Stabil 2026

Ia menegaskan bahwa kehadiran proyek sebesar Blok Masela harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal, bukan hanya sekadar mengambil sumber daya alam tanpa meninggalkan nilai tambah di daerah.

Bupati Noach juga meminta agar dibangun Balai Latihan Kerja (BLK) di MBD guna mendukung pasokan tenaga kerja lokal yang berkualitas sebelum Blok Masela beroperasi. BLK ini diharapkan dapat mempersiapkan tenaga kerja lokal dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri migas sehingga masyarakat MBD benar-benar dapat bersaing dan terserap dalam proyek tersebut.

Permintaan pembangunan BLK ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mempersiapkan sumber daya manusia lokal agar tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri, tetapi menjadi pelaku utama dalam pembangunan.

Bupati Noach berharap dengan adanya PSN Blok Masela ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan pendapatan masyarakat, percepatan pembangunan infrastruktur, dan mampu mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Maluku dan Maluku Barat Daya.

Ia menekankan bahwa proyek besar seperti ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, bukan hanya menguntungkan pihak luar. Keterlibatan masyarakat lokal dalam seluruh rantai nilai proyek, mulai dari penyediaan tenaga kerja, material, hingga logistik, menjadi kunci agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan di tingkat akar rumput.

Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia

Rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendukung keberhasilan Proyek Strategis Nasional Blok Masela. Komitmen bersama untuk mengawal proyek ini diharapkan dapat memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Proyek Blok Masela yang berlokasi di perairan Laut Arafura ini diharapkan dapat menjadi game changer bagi ketahanan energi nasional sekaligus motor penggerak ekonomi di wilayah Indonesia Timur, khususnya Maluku dan Maluku Barat Daya.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement