Nasional Seputar Maluku
Home » Berita » Watubun Soroti Ketimpangan, Tekankan Peran Kader GMNI

Watubun Soroti Ketimpangan, Tekankan Peran Kader GMNI

AMBON, Balobe.com – KETUA DPRD Provinsi Maluku sekaligus senior Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Benhur G. Watubun, menyoroti masih adanya ketimpangan sosial dan kemiskinan yang membuat kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Maluku periode 2025–2027 yang dirangkaikan dengan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM), Selasa (28/4/2026).

“Kita harus jujur mengakui bahwa sampai hari ini kita belum sepenuhnya merdeka. Masih ada ketimpangan, kemiskinan, dan masyarakat yang terpinggirkan. Maka, teriakan ‘Merdeka’ harus bermakna nyata dalam kehidupan rakyat,” kata Watubun dalam sambutannya. Dikutip Jurnal Maluku

Kegiatan yang berlangsung di Lantai V Kantor DPRD Provinsi Maluku itu mengusung tema “Lahirlah Kader Progresif Revolusioner untuk Mewujudkan Keadilan atas Gugusan Kepulauan”. Momentum ini dinilai penting untuk memperkuat arah gerakan kader GMNI di wilayah kepulauan.

Watubun menegaskan GMNI bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan wadah perjuangan ideologis yang berakar pada nilai Pancasila dan Marhaenisme. Ia mengingatkan agar pelantikan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi awal tanggung jawab kader dalam menjalankan peran organisasi.

“Pelantikan ini jangan hanya menjadi formalitas. Saudara harus menunaikan tugas organisasi dengan sungguh-sungguh, menciptakan kader yang matang dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa,” ujarnya.

TMMD Ke-128 Rampungkan Jalan Rabat Beton Desa Moain

Ia berharap melalui KTM, kader GMNI mampu mengimplementasikan nilai ideologi dalam kehidupan sosial dan bernegara. Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan dalam praktik nyata, bukan sekadar slogan.

Dalam arahannya, Watubun menekankan tiga hal utama bagi kader GMNI, yaitu bersikap kritis namun konstruktif terhadap pemerintah, berpihak kepada rakyat, serta menjaga hubungan harmonis antara kader aktif dan alumni.

“Kritik adalah vitamin bagi penyelenggara negara. GMNI harus hadir mengoreksi sekaligus memberi solusi. Kita tidak netral tanpa arah, kita berpihak kepada rakyat,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kesadaran maritim dalam konteks Maluku sebagai daerah kepulauan. Kader GMNI diharapkan mampu mengawal kedaulatan laut dan mencegah eksploitasi sumber daya alam yang merugikan masyarakat.

Menutup sambutannya, Watubun mengajak kader GMNI beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk tantangan digital dan dinamika global, serta memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat alumni.

DPMD-PPKB MBD Gelar Posyandu Transformasi 6 SPM

“GMNI harus tampil sebagai kekuatan ideologis yang solid. Mantap ideologi, mantap organisasi, dan mantap kader,” ujarnya.

Pelantikan ini lanjut Watubun diharapkan menjadi titik awal bagi kepengurusan baru DPD GMNI Maluku dalam menjalankan peran strategis mengawal isu kerakyatan serta memperkuat nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement