BABAR BARAT, Balobe.com – Memasuki hari ketiga pencarian, Sabtu (13/6/2026), operasi SAR gabungan terhadap delapan korban kecelakaan speedboat di perairan Pulau Dai, Kecamatan Babar Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, masih terus berlangsung tanpa hasil. Sebanyak 59 personel dan relawan yang terdiri dari Polsek Tepa, Koramil Tepa, pemerintah kecamatan, tenaga medis, Syahbandar, tokoh agama, dan 45 warga sukarela kembali diberangkatkan menggunakan KM Tifelin menuju perairan Pulau Dai bagian utara dengan rute berbeda dari hari-hari sebelumnya.
Delapan korban yang masih dalam pencarian adalah Anton Menahem (40), Asael Daniel (72), Yomima Waliana (36), Regina Unawekla (33), Enderfina Siaran (62), Wulan Kelmury (35), Yoksan Unwakoly (9), dan Marcelo Unwakoly (4).
Sebelum berangkat, seluruh tim terlebih dahulu melakukan pengisian BBM untuk KM Tifelin, memuat logistik yang dibutuhkan, dan melaksanakan apel pengecekan kesiapan personel dan relawan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Babar Barat D. Laipeny, Danramil 1511-03 Tepa Lettu Inf Eduard S.R. Utukaman, Kapolsek Tepa IPDA Ekber M. Bauromi, petugas Syahbandar, tokoh agama, tenaga medis, serta tim relawan masyarakat.
Camat Babar Barat, David Laipeny, dalam arahannya mengajak seluruh peserta pencarian untuk tetap bersyukur dan menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, sekaligus menegaskan bahwa keselamatan seluruh personel dan relawan harus menjadi prioritas utama.
Rute pencarian hari ketiga berbeda dari hari sebelumnya. Tim langsung bergerak menuju titik lokasi musibah untuk melaksanakan doa bersama dan prosesi adat sebagai bentuk penghormatan serta harapan agar para korban segera ditemukan.
Kapolsek Tepa, IPDA Ekber M. Bauromi, menegaskan bahwa pencarian hari ketiga ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat.
“Kami bersama seluruh unsur yang terlibat terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap para korban. Sinergitas yang terbangun antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga medis, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan seluruh relawan yang bertugas di medan laut yang penuh tantangan.
“Kami mengimbau seluruh relawan agar tetap menjaga keselamatan diri, menggunakan perlengkapan yang tersedia, serta mengikuti arahan pimpinan tim di lapangan. Keselamatan personel dan relawan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan pencarian dan pertolongan,” tambahnya.
Kapolres Maluku Barat Daya, AKBP Budhi Suriawardhana, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan dedikasi dan kepedulian tinggi dalam operasi pencarian ini.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh personel TNI-Polri, pemerintah daerah, tenaga medis, tokoh agama, serta masyarakat yang telah menunjukkan solidaritas dan kepedulian kemanusiaan yang tinggi dalam operasi pencarian ini,” ungkapnya.
Ia menegaskan komitmen Polres MBD dalam terus mendukung operasi pencarian ini.
“Kehadiran negara melalui TNI-Polri dalam situasi seperti ini adalah bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat. Kami akan terus mendukung upaya pencarian serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait demi mendapatkan hasil yang terbaik,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan keluarga korban yang sedang menghadapi masa-masa sulit.
“Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar proses pencarian berjalan lancar dan para korban dapat segera ditemukan. Kepada keluarga korban, kami berharap tetap diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Operasi pencarian hari ketiga berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong meski dihadapkan pada berbagai tantangan cuaca dan medan di laut. Dua anak kecil berusia 4 dan 9 tahun yang termasuk dalam daftar korban hilang membuat operasi ini semakin menguras perasaan seluruh pihak yang terlibat. Keluarga para korban terus menanti dengan penuh doa dan harapan agar operasi SAR terpadu ini segera membuahkan hasil yang memberikan kepastian bagi mereka. *enos




























Komentar