Daerah
Home » Berita » ‎SPBU Sumber Mas Manise Terima 50 Ton Pertamax Besok

‎SPBU Sumber Mas Manise Terima 50 Ton Pertamax Besok

TIAKUR, Balobe.com – SPBU Sumber Mas Manise akan menerima pasokan 50 ton Pertamax dan 200 tabung LPG yang diangkut menggunakan Kapal Landen LCT Sumber Anugerah dari Ambon, Kamis (14/6/2026) pukul 06.00 WIT di Pelabuhan Kaiwatu. Pasokan darurat ini terpaksa didatangkan dari Ambon karena kondisi BBM yang mendesak, menyusul kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.650 per liter dan Dexlite Rp23.500 per liter yang berlaku sejak 10 Juni 2026 di Provinsi Maluku.

‎Manajer SPBU Sumber Mas Manise, Fransiskus Suryanto, kepada BalobeNews di ruang kerjanya, Sabtu (13/6/2026), menjelaskan bahwa pasokan kali ini hanya 50 ton Pertamax karena menggunakan kapal yang berbeda dari biasanya.

‎‎”BBM berupa Pertamax yang masuk 50 ton saja karena tidak menggunakan kapal Landen Justin Babar. Sebenarnya kami ambil minyak dari Saumlaki tetapi, ini karena darurat maka kita minta ke Pertamina datangkan BBM dari Ambon,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan bahwa setelah BBM tiba, proses bongkar muat membutuhkan waktu sehari sehingga penjualan baru bisa dilakukan pada hari Senin.

“Kalau BBM masuk pagi besok sudah bisa bongkar, hari Senin sudah bisa jual,” jelasnya.

Speedboat Terbalik di Dai, Dua Orang Selamat Delapan Hilang ‎

‎Selain Pertamax, SPBU Sumber Mas Manise juga akan menerima 200 tabung LPG yang dibagi dua bagian yakni 100 tabung untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan 100 tabung dijual untuk masyarakat umum. Sementara untuk minyak tanah, pihak SPBU tetap mengambil dari Saumlaki.

‎Terkait kenaikan harga BBM yang berlaku sejak 10 Juni 2026 di Provinsi Maluku, Pertamax naik menjadi Rp16.650 per liter, Dexlite naik menjadi Rp23.500 per liter, sementara harga minyak tanah tidak mengalami kenaikan.

‎Fransiskus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat MBD atas keterbatasan pelayanan yang diberikan selama ini.

‎”Harapan kami dari pihak SPBU kami mohon maaf untuk masyarakat di MBD khususnya di Pulau Moa, Kota Tiakur, dan sekitarnya. Mohon kami belum bisa pelayanan maksimal, semoga ke depan ditingkatkan jam pelayanan lebih maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya. *enos

‎Speedboat Tenggelam di Perairan Dai, Delapan Hilang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement