Seputar Maluku
Home » Berita » Rutan Ambon Tes Urine Warga Binaan dan Petugas

Rutan Ambon Tes Urine Warga Binaan dan Petugas

AMBON, Balobe.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon melaksanakan tes urine bagi warga binaan dan petugas sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan, Jumat, (8/5/2026).

Kegiatan itu dilakukan menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pengawasan ketat terhadap peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Indonesia.

Tes urine berlangsung di lingkungan Rutan Ambon dengan pengawasan ketat serta tetap mengikuti prosedur pemeriksaan yang berlaku.

Puluhan Warga Binaan dan Petugas Diperiksa

Sumur Bor TMMD Jawab Keluhan Warga Poliwu

Sebanyak 35 warga binaan dan tujuh petugas mengikuti pemeriksaan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.

Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, mengatakan kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen Rutan Ambon dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Tes urine ini merupakan tindak lanjut arahan Dirjen PAS sekaligus bentuk keseriusan kami dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan,” kata Jefry.

Menurut dia, hasil negatif seluruh peserta menunjukkan pengawasan dan pembinaan yang dilakukan di Rutan Ambon berjalan efektif.

Langkah Preventif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Peternak Poliwu Apresiasi Bantuan TMMD Kodim Moa

Jefry mengatakan tes urine dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan narkotika di dalam rutan.

Selain pengawasan, kata dia, pembinaan kepada warga binaan juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

“Kami ingin memastikan Rutan Ambon tetap aman, tertib, dan bebas dari narkoba, baik bagi warga binaan maupun petugas,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan pembinaan yang berkelanjutan dapat membentuk kesadaran warga binaan agar menjauhi narkoba dan menjalani masa pidana secara lebih positif.

Menurut Jefry, pemberantasan narkoba tidak hanya dilakukan melalui razia dan pemeriksaan, tetapi juga lewat pembinaan mental dan perubahan perilaku warga binaan.

TMMD Moa Kembangkan Peternakan Dan Sumur Bor

Perkuat Pengawasan dan Keamanan Rutan

Pelaksanaan tes urine juga bertujuan memperkuat sinergi antarpetugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Ambon.

Dengan pemeriksaan berkala, potensi gangguan keamanan akibat penyalahgunaan narkoba diharapkan dapat dicegah sejak dini.

Rutan Ambon, kata Jefry, terus mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.

Komitmen itu diwujudkan melalui pengawasan rutin, razia kamar hunian, pembinaan kepribadian, hingga tes urine berkala bagi warga binaan dan petugas.

Fokus Pada Pembinaan Berintegritas

Jefry menegaskan Rutan Ambon tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pembinaan yang berintegritas dan humanis.

Menurut dia, lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba akan mendukung proses pembinaan warga binaan secara lebih optimal.

“Dengan terciptanya lingkungan yang bersih dari narkoba, proses pembinaan diharapkan berjalan lebih baik dan memberi dampak positif saat warga binaan kembali ke masyarakat,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement