Nasional
Home » Berita » Komisi 3 DPRD MBD Perjuangkan Peningkatan Jam Nyala Listrik dari 6 Jam ke 12 Jam

Komisi 3 DPRD MBD Perjuangkan Peningkatan Jam Nyala Listrik dari 6 Jam ke 12 Jam

AMBON, Balobe.com – Komisi 3 DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melaksanakan kunjungan kerja ke PT PLN Persero Unit Wilayah Maluku-Maluku Utara untuk memperjuangkan peningkatan jam nyala listrik dari 6 jam menjadi 12 jam di sejumlah wilayah MBD. PLN menyatakan akan segera melaksanakan peningkatan layanan tersebut setelah menyelesaikan persiapan mesin dan sosialisasi kepada masyarakat.

Foto: Komisi 3 DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melaksanakan kunjungan kerja ke PT PLN Persero Unit Wilayah Maluku-Maluku Utara untuk memperjuangkan peningkatan jam nyala listrik dari 6 jam menjadi 12 jam di sejumlah wilayah MBD.

Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten MBD, Geradus V. Johansz, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini membahas tiga agenda utama terkait kelistrikan di wilayah MBD. Agenda Pertama, perjuangan peningkatan jam nyala dari 6 jam ke 12 jam untuk wilayah-wilayah tertentu di Kabupaten MBD.

Menurut Politisi Demokrat itu, hasil koordinasi dengan pihak PLN menunjukkan bahwa dalam waktu dekat peningkatan jam nyala akan dilaksanakan. Pihak PLN saat ini sedang melakukan persiapan mesin serta sosialisasi kepada masyarakat untuk peningkatan jam nyala dari 6 jam ke 12 jam, di antaranya di PLTD Wulur Pulau Damer, PLTD Rumkuda di Pulau Roma, dan beberapa wilayah lain.

“Terkait perjuangan peningkatan jam nyala dari 6 jam ke 12 jam untuk wilayah di Maluku Barat Daya, hasil koordinasi dalam waktu dekat akan dilaksanakan oleh PLN. Pihak PLN sedang melakukan persiapan mesin dan juga sosialisasi ke masyarakat untuk peningkatan jam nyala dari 6 jam ke 12 jam, di antaranya PLTD Wulur Pulau Damer, PLTD Rumkuda di Pulau Roma dan beberapa wilayah lain,” ujar Johansz melalui rilis yang diterima Redaksi Balobe.com, Rabu (11/3/2026).

Agenda kedua, yang dibahas adalah perluasan jaringan listrik di Pulau Wetar, Damer, dan pulau-pulau lain di MBD yang desanya belum dialiri listrik. Geradus menegaskan bahwa program perluasan jaringan ini tetap akan dilaksanakan oleh PLN untuk menjangkau desa-desa yang hingga saat ini belum mendapatkan akses listrik.

Sumur Bor TMMD Jawab Keluhan Warga Poliwu

Perluasan jaringan listrik di wilayah kepulauan MBD sangat penting mengingat masih banyak desa yang belum teraliri listrik, sehingga masyarakat kesulitan melakukan aktivitas produktif di malam hari dan mengakses berbagai layanan yang memerlukan listrik.

Agenda ketiga, adalah perjuangan untuk pembangunan PLTD di Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, untuk menjawab kebutuhan listrik di Desa Lurang, UHAK, dan Naumatang. Geradus mengatakan bahwa pihak PLN merespons positif usulan ini dan akan mengkaji secara serius untuk bisa dilaksanakan.

“Perjuangan untuk PLTD Desa Lurang Kecamatan Wetar Utara, untuk menjawab kebutuhan listrik di Desa Lurang, UHAK, Naumatang. Jawaban pihak PLN akan dikaji serius untuk bisa dilaksanakan,” jelasnya.

Pembangunan PLTD di Desa Lurang diharapkan dapat memberikan pasokan listrik yang stabil bagi masyarakat di tiga desa tersebut yang selama ini mengalami keterbatasan akses listrik. Kehadiran PLTD akan membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan aktivitas ekonomi dan kualitas hidup mereka.

Kunjungan kerja Komisi 3 DPRD MBD ke PT PLN ini lanjut Johansz merupakan bentuk kepedulian DPRD terhadap persoalan kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Dengan meningkatnya jam nyala listrik dan perluasan jaringan, diharapkan kualitas hidup masyarakat MBD dapat meningkat secara signifikan.

Peternak Poliwu Apresiasi Bantuan TMMD Kodim Moa

Listrik merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat modern, tidak hanya untuk penerangan tetapi juga untuk mendukung berbagai aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Keterbatasan jam nyala listrik yang hanya 6 jam per hari sangat menghambat produktivitas masyarakat dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Komisi 3 DPRD MBD berkomitmen terus mengawal realisasi komitmen PLN untuk meningkatkan pelayanan kelistrikan di Kabupaten MBD, terutama di wilayah-wilayah terpencil dan kepulauan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses listrik,” pungkasnya.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement