Daerah
Home » Berita » Transportasi Jadi Kendala Batalyon TP Di MBD

Transportasi Jadi Kendala Batalyon TP Di MBD

MOAIN, Balobe.com – Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 913/Wadwana Sakti, Respati Pono, menyebut transportasi menjadi tantangan utama dalam pembangunan dan operasional batalyon baru di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Menurut dia, kondisi geografis wilayah kepulauan membuat distribusi logistik dan pengiriman material sangat bergantung pada transportasi laut.

“Tantangan untuk pembangunan batalyon baru di sini terutama transportasi, karena wilayah ini daerah terpencil,” kata Respati saat diwawancarai wartawan di Balai Desa Moain, Rabu, (6/5/2026).

Distribusi Material Bergantung Kapal

Respati menjelaskan akses transportasi di wilayah Maluku Barat Daya sebagian besar hanya mengandalkan kapal laut. Namun, kondisi cuaca dan keterbatasan armada sering menghambat pengiriman barang maupun material pembangunan.

Sumur Bor TMMD Jawab Keluhan Warga Poliwu

“Transportasi di sini hanya kapal yang bisa diandalkan. Kadang kapal sulit masuk sehingga menjadi kendala dalam pengiriman,” ujarnya.

Menurut dia, hambatan distribusi itu menjadi tantangan tersendiri dalam mendukung pembangunan fasilitas dan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan tugas pembangunan teritorial dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dukung Program Pemerintah

Respati mengatakan batalyon yang dipimpinnya akan fokus mendukung program pemerintah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.

Peternak Poliwu Apresiasi Bantuan TMMD Kodim Moa

Ia menilai keberadaan TNI di wilayah kepulauan tidak hanya berfungsi menjaga pertahanan, tetapi juga membantu pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Visi kami jelas, ikut mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan wilayah,” katanya.

Menurut dia, TNI juga siap membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian daerah melalui berbagai program pemberdayaan dan pembangunan.

Harap Ekonomi Masyarakat Lebih Merata

Respati berharap program pembangunan pemerintah dapat menjangkau seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah terpencil dan kepulauan terluar.

TMMD Moa Kembangkan Peternakan Dan Sumur Bor

Ia menegaskan pemerataan pembangunan menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di daerah.

“Harapannya sesuai program Bapak Presiden, peningkatan ekonomi masyarakat bisa lebih merata sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat diperlukan agar pembangunan di wilayah kepulauan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement