Daerah
Home » Berita » TMMD Moa Kembangkan Peternakan Dan Sumur Bor

TMMD Moa Kembangkan Peternakan Dan Sumur Bor

POLIWU, Balobe.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pengembangan sektor peternakan masyarakat melalui program pembinaan nonfisik.

Komandan Kodim 1511/Pulau Moa, Letkol Infanteri Nuriman Siswandi, mengatakan pembinaan kelompok ternak menjadi salah satu prioritas TMMD di Desa Persiapan Poliwu.

“TMMD ke-128 ini memiliki sasaran nonfisik, salah satunya pembinaan kelompok ternak, khususnya di wilayah Pulau Moa,” kata Nuriman saat diwawancarai wartawan di Desa Persiapan Poliwu, Rabu, 6 Mei 2026.

Fokus Kembangkan Ternak Lokal

Nuriman mengatakan Pulau Moa memiliki potensi besar di sektor peternakan, terutama ternak kerbau Moa, sapi, dan kuda.

Sumur Bor TMMD Jawab Keluhan Warga Poliwu

Menurut dia, pengembangan sektor peternakan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa-desa sekitar.

“Kami ingin hewan ternak seperti kerbau Moa, sapi, dan kuda bisa berkembang lebih baik lagi sehingga jumlahnya semakin banyak dan mampu mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan program pembinaan dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Barat Daya, khususnya bidang peternakan.

Dalam program itu, pemerintah akan memberikan penyuluhan, bantuan obat-obatan, dan vitamin untuk ternak warga.

“Kami sudah bekerja sama dengan Dinas Pertanian. Obat-obatan dan vitamin ternak juga sudah kami pesan dari Surabaya,” kata Nuriman.

Peternak Poliwu Apresiasi Bantuan TMMD Kodim Moa

Menurut dia, pihaknya juga telah mempelajari jenis penyakit ternak serta pengobatan yang tepat untuk meningkatkan kesehatan hewan ternak masyarakat.

Bangun Sumur Bor Tenaga Surya

Selain pembinaan peternakan, TMMD ke-128 juga membangun sumur bor di Desa Persiapan Poliwu untuk mendukung kebutuhan air ternak.

Nuriman mengatakan sumur bor itu akan menggunakan tenaga surya atau solar cell karena lokasi padang penggembalaan berada jauh dari jaringan listrik.

“Sumur bor ini menggunakan tenaga solar cell karena daerah padang di sini jauh dari listrik,” ujarnya.

Transportasi Jadi Kendala Batalyon TP Di MBD

Ia mengatakan selama ini masyarakat harus menempuh jarak hingga 10 kilometer untuk memberikan air minum bagi ternak mereka.

Dengan adanya sumur bor tersebut, kebutuhan air ternak diharapkan dapat terpenuhi secara lebih mudah dan berkelanjutan.

“Kalau air tersedia, ternak akan lebih mudah berkembang dan peternakan di Pulau Moa bisa semakin maju,” kata Nuriman.

Siapkan Kubangan Kerbau

Selain sumur bor, Satgas TMMD juga akan membuat kubangan bagi kerbau agar hewan ternak dapat berendam dan menjaga kondisi tubuhnya di tengah cuaca panas.

Nuriman berharap seluruh program tersebut dapat membantu meningkatkan produktivitas peternakan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi warga desa di Pulau Moa.

Menurut dia, pembangunan sektor peternakan menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement