Seputar Maluku
Home » Berita » Vanath Akui Menipu Rakyat, Janji Politik Belum Terpenuhi

Vanath Akui Menipu Rakyat, Janji Politik Belum Terpenuhi

AMBON, Balobe.com – WAKIL Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengakui pemerintah provinsi belum mampu memenuhi sejumlah janji kampanye kepada masyarakat, dalam kegiatan Halal Bihalal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Ambon, Senin (6/4/2026).

Dalam pernyataannya, Vanath secara terbuka menyampaikan bahwa kepemimpinannya bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa belum sepenuhnya menjawab ekspektasi publik. Ia menyoroti sejumlah program prioritas yang hingga kini belum terealisasi.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta acara yang berlangsung di Hotel Pasifik. Vanath bahkan menggunakan diksi yang cukup keras dengan menyebut pemerintah telah “menipu rakyat” terkait janji-janji politik yang belum terwujud.

Menurut dia, kondisi tersebut bukan disebabkan kurangnya upaya pemerintah, melainkan keterbatasan anggaran daerah yang menjadi kendala utama dalam pelaksanaan program-program pembangunan.

Pernyataan ini pun memicu beragam tanggapan dari masyarakat dan pengamat. Sebagian menilai keterbukaan tersebut sebagai bentuk kejujuran dan transparansi, sementara lainnya menilai hal itu berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Kami harus jujur kepada masyarakat, bahwa kami telah menipu rakyat Maluku karena janji kampanye belum bisa kami wujudkan,” kata Abdullah Vanath.

Pertemuan Rahasia Prabowo Subianto Surya Paloh Bahas penyatuan Gerindra dan NasDem

“Ini bukan karena kami tidak bekerja, tapi karena kondisi anggaran membuat kami tidak bisa menjalankan semua yang telah kami janjikan,” ujarnya.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement