TIAKUR, Balobe.com – Henike Pattiwael yang akrab disapa Ona terpilih sebagai Ketua Ranting AMGPM Ranting Nazareth Tiakur periode 2026-2028 dengan meraih 38 suara dalam Rapat Ranting Ke-V yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Tiakur, Jumat (5/6/2026). Sementara Kaleb Salmon terpilih sebagai Sekretaris Ranting dengan 22 suara dalam rapat yang mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” dan berhasil mengesahkan 5 program, 16 kegiatan, 14 Surat Keputusan, dan 2 rekomendasi dengan total anggaran Rp19.050.000.
Dalam pemilihan Ketua Ranting, Henike Pattiwael mengungguli tiga pesaingnya yakni Thos Petrus yang meraih 2 suara, Kaleb Salmon 2 suara, dan Suryani Bulohroy 1 suara, dengan 1 suara tidak sah dari total suara yang masuk.
Sementara untuk pemilihan Sekretaris Ranting, Kaleb Salmon keluar sebagai pemenang dengan 22 suara, mengungguli Sopater Timermans yang meraih 8 suara dan Willy Frans dengan 7 suara.
Pelantikan pengurus langsung digelar dalam rapat yang sama oleh Ketua AMGPM Cabang Eliora berdasarkan Surat Keputusan Nomor 02/KPTS/PD.25-PC.08/ORG/2026 tentang Pengesahan dan Pelantikan Pengurus AMGPM Ranting Nazareth Periode 2026-2028.
Komposisi pengurus yang dilantik terdiri dari Ketua Ranting Henike Pattiwael, Sekretaris Ranting Kaleb Salmon, dan Bendahara Ranting Riniaty Johansz. Lima Ketua Bidang masing-masing dijabat oleh Anders Warkey (Bidang 1), Enos Wariunsora (Bidang 2), Willy Frans (Bidang 3), Ribka Letelay (Bidang 4), dan Jeremy Soukotta (Bidang 5).
Sementara Sekretaris Bidang masing-masing dijabat oleh Thos Petrus (Sekretaris Bidang 1),
Liberthy Kliwas (Sekretaris Bidang 2), Jean Bakker (Sekretaris Bidang 3), Sopater Timermans (Sekretaris Bidang 4), Aren Talupoor (Sekretaris Bidang 5) Dian Anmama (Bendahara 1), Indah Tetiray (Bendahara 2).
Ketua Ranting terpilih, Henike Pattiwael, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur dan permohonan dukungan kepada seluruh anggota ranting.
“Beta ada dan berdiri di sini atas dukungan dan doa dari teman-teman. Dan untuk menjalankan tugas ke depan Beta minta dukungan doa dan topangan dari teman-teman untuk mendukung tugas pelayanan sehingga pelayanan bisa berjalan maksimal. Bukan hanya teman-teman pengurus tetapi juga teman-teman anggota ranting,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Ketua Demisioner.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Demisioner Bung David Laipeny, setiap tahun kita sama-sama melayani di Ranting Nazareth ini. Terima kasih Bung Da, Ketua Ranting terbaik. Terima kasih Bung Dace atas topangan dan doa selama ini,” ucapnya haru.
Ketua AMGPM Cabang Eliora, Lourens Roy Timermans, dalam arahannya menyampaikan pesan penting kepada seluruh pengurus dan anggota ranting yang baru dilantik.
“Proses dinamika ber-AMGPM telah selesai, tugas dan tanggung jawab kita tidak berakhir di sini, masih terus berjalan bersama dalam menerangi dan menggarami dalam pelayanan tiga tahun ke depan. Saya perlu ingatkan bahwa untuk pengurus kita bisa paripurna, tetapi AMGPM tidak pernah paripurna,” tegasnya.
Ia memberikan semangat kepada pengurus baru dengan pesan yang menggetarkan hati.
“Dinamika yang terjadi dalam rapat ranting yang telah kita lewati itu bagian dari bentuk kedewasaan iman untuk kita semua. Karena kalau kita mau terbentuk itu harus terbentur, terbentur, dan terbentur. Dan kita harus percaya bahwa Tuhan menaruh tanggung jawab di atas pundak kita masing-masing maka Tuhan tidak pernah meninggalkan, Tuhan akan topang pelayanan ini sampai terbentuk,” katanya.
Ia mengutip sebuah pepatah bermakna untuk menginspirasi seluruh peserta rapat.
“Berdirinya sebuah bangunan tidak terlepas dari andilnya sebutir pasir,” ujarnya penuh makna.
Wakil Ketua Majelis Jemaat GPM Tiakur, Daud Reimialy, dalam sambutannya menekankan bahwa rapat ranting bukan sekadar agenda organisasi melainkan wadah persekutuan, evaluasi, refleksi, dan pengambilan keputusan demi kemajuan pelayanan AMGPM.
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi angkatan muda saat ini yakni situasi perekonomian yang semakin sulit, terbatasnya lapangan pekerjaan, tingginya biaya hidup, serta tuntutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang sering kali membuat banyak pemuda menjadi kurang aktif dalam kegiatan persekutuan.
“Menjadi tugas bersama bagi kepengurusan AMGPM yang baru untuk menghadirkan pelayanan yang mampu menjawab kebutuhan dan pergumulan orang muda saat ini. AMGPM harus menjadi rumah bersama yang memberikan penguatan iman, ruang untuk saling mendukung, serta tempat di mana orang muda dapat bertumbuh secara rohani, sosial, dan bahkan ekonomi melalui semangat kebersamaan dan solidaritas,” ujarnya.
Ia menutup sambutannya dengan menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru sekaligus mengingatkan moto pelayanan AMGPM.
“Kiranya Tuhan memberikan hikmat, kekuatan, kerendahan hati, dan semangat melayani dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan. Ingatlah selalu moto kita: Kamu adalah garam dan terang dunia,” pungkasnya.
*enos




























Komentar