Seputar Maluku
Home » Berita » Pangdam Pattimura Dorong MBD Kembangkan Potensi Daerah

Pangdam Pattimura Dorong MBD Kembangkan Potensi Daerah

TIAKUR, Balobe.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar jamuan makan malam dan silaturahmi bersama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XV/Pattimura Dian Dody Triwinarto dan rombongan di Rumah Jabatan Bupati MBD, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Kodim 1511/Pulau Moa.

Wakil Bupati MBD, Agustinus Lekwarday Kilikily, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Pangdam XV/Pattimura di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan kerja Pangdam XV/Pattimura bersama rombongan di Kabupaten Maluku Barat Daya,” kata Kilikily.

Dugaan Kongkalikong Pengadaan Laptop Pemkab Bekasi

Menurut dia, tradisi silaturahmi dan penyambutan tamu merupakan bagian dari budaya masyarakat MBD yang terus dijaga sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan.

“Silaturahmi ini merupakan sebuah tradisi bagi masyarakat MBD, karena kami sangat menghargai setiap tamu yang datang. Dengan silaturahmi seperti ini semoga dapat mempererat tali kekeluargaan dan menjadi semangat dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kilikily juga memaparkan kondisi geografis Kabupaten MBD yang terdiri atas 17 kecamatan, 117 desa, dan 45 dusun dengan berbagai potensi sumber daya yang dinilai strategis untuk dikembangkan.

“Semoga kunjungan kerja ini dapat menjadi berkat bagi daerah dan masyarakat MBD,” katanya.

Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Daerah dan masyarakat Maluku Barat Daya.

Pangdam XV/Pattimura Janji Gelar Pacuan Kuda Oktober 2026 Dengan Hadiah Fantastis

“Suatu kehormatan bagi kami atas jamuan yang diberikan. Saya melihat Forkopimda MBD sangat kompak sekali. Ini merupakan anugerah yang perlu dipelihara karena dengan kebersamaan pasti akan mendatangkan banyak berkat,” ujar Dody Triwinarto.

Menurut Pangdam, Kabupaten MBD memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan untuk mendukung kemajuan daerah, terutama di sektor budaya dan pariwisata.

Ia secara khusus mengapresiasi perlombaan pacuan kuda yang digelar di kawasan Telaga Augersa, Desa Tounwawan. Menurut dia, kegiatan tersebut memiliki daya tarik budaya dan wisata yang berpotensi dikenal lebih luas.

“Setelah melihat pertandingan pacuan kuda yang digelar di areal Telaga Augersa Desa Tounwawan, saya melihat ini sesuatu yang luar biasa dan perlu dikembangkan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Pangdam berencana menggelar perlombaan pacuan kuda bertajuk “Pangdam Cup” setiap tanggal 5 Oktober.

Pangdam Pattimura dan Danrem Hadiri Tutup TMMD Pulau Moa

“Akan saya buat lomba pacuan kuda Piala Pangdam Cup setiap 5 Oktober tahun berjalan. Ini potensi yang luar biasa karena biayanya murah, natural, damai dan melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Pangdam juga menekankan pentingnya membangun identitas atau ikon daerah yang dapat dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.

“Kita di MBD harus punya ikon yang perlu dikenalkan hingga skala nasional dan internasional. Saya melihat potensi adat budaya dan topologi wilayahnya sangat baik, tinggal bagaimana kita kreatif dan inovatif mengembangkan potensi tersebut,” katanya.

Selain itu, Dody Triwinarto optimistis Kabupaten MBD akan berkembang pesat dalam lima tahun mendatang, terutama dengan hadirnya Proyek Strategis Nasional Blok Masela.

“Saya optimistis MBD dalam kurun waktu lima tahun ke depan akan maju dan berkembang. Saya juga menjadi bagian dalam Satgas Groundbreaking Blok Masela. Nantinya akan banyak anak-anak daerah yang bisa bekerja di sana,” ujarnya.

Ia mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia lokal agar masyarakat MBD tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri ketika proyek besar tersebut mulai berjalan.

“Kita harus monitor dan jangan terlambat. Jangan sampai kita menjadi penonton di daerah sendiri. Mari mendukung setiap proses dan program yang sementara dikerjakan sehingga ketika sudah berproduksi, saya yakin MBD sebagai wilayah irisan Blok Masela juga akan mendapatkan manfaatnya,” tandas Pangdam. (*BN-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement