Babar Timur, Balobe.com – Sejumlah warga Kecamatan Babar Timur menggelar protes terhadap layanan PLN Letwurung menyusul pemadaman listrik berulang tanpa pemberitahuan resmi. Pemadaman yang terjadi selama dua hari dua malam, 22-24 November 2025, menghambat aktivitas masyarakat dan merugikan pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.
Warga mengeluhkan minimnya transparansi dari PLN. Tidak ada pemberitahuan melalui media sosial, grup informasi, maupun pengumuman langsung terkait durasi dan penyebab listrik padam. Kondisi ini diperparah dengan sistem pemadaman jalur yang dinilai sepihak jalur Letwurung ke Empalawas tetap menyala, sementara jalur Letwurung ke Desa Yatoke Nakarhamto gelap gulita tanpa penjelasan.
Pemadaman mendadak itu berdampak langsung pada kehidupan ekonomi masyarakat. Penjahit, pedagang, dan penjual makanan mengalami kerugian karena peralatan kerja mereka bergantung pada pasokan listrik. Beberapa warga juga melaporkan kerusakan peralatan elektronik akibat aliran listrik yang padam dan menyala secara tiba-tiba.
“Kalau memang ada kerusakan atau perbaikan mesin, kami bisa mengerti. Tapi yang bikin masyarakat kecewa adalah karena tidak ada informasi apa pun,” ujar Igo Anamofa, pemuda Desa Yatoke, Kecamatan Babar Timur.
“Listrik tiba-tiba padam, kita hanya bisa menunggu tanpa kepastian.”ungkapnya, melalui rilis yang di terima redaksi BalobeNews, Senin, (24/11/2025)
Anamofa juga menyoroti buruknya standar pelayanan publik yang diberikan PLN Letwurung. Ia menegaskan, apabila pegawai PLN tidak mampu memberikan layanan profesional dan transparan, pimpinan wajib melakukan evaluasi hingga penggantian oknum yang tidak bekerja sesuai standar. “Pelayanan listrik bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan vital masyarakat yang wajib dipenuhi dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Hingga Minggu malam, pihak PLN Letwurung belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab pemadaman maupun upaya penanganan. Masyarakat berharap PLN segera memberikan klarifikasi, meningkatkan keterbukaan dan informasi publik, dan memperbaiki kualitas layanan demi memulihkan kepercayaan pelanggan. (BN-26)









Komentar