Nasional
Home » Berita » TransPalu Ubah Mobilitas ASN Hemat Puluhan Miliar

TransPalu Ubah Mobilitas ASN Hemat Puluhan Miliar

PALU, Balobe.com – PROGRAM Bus TransPalu mulai mengubah pola kerja aparatur sipil negara (ASN) di Kota Palu sejak Senin (13/4/2026), dengan ribuan pegawai beralih menggunakan transportasi publik yang terintegrasi dalam sistem kerja pemerintahan.

Sebanyak 110 titik halte terdiri dari 30 halte baru dan 80 titik pemberhentian mulai dioperasikan dengan dukungan 24 unit armada bus aktif. Sejak pagi, ASN terlihat memadati halte dan menggunakan layanan Bus TransPalu sebagai moda transportasi utama menuju tempat kerja.

Kebijakan ini tidak hanya mengatur mobilitas, tetapi juga terintegrasi dengan sistem kerja ASN. Melalui aplikasi absensi digital, kehadiran pegawai sudah dihitung sejak berada di dalam bus, menandai pergeseran pola kerja dari berbasis lokasi menuju berbasis sistem.

Dari sisi ekonomi, program ini dinilai memberikan efisiensi signifikan. Dengan estimasi 3.240 penumpang per hari dan tarif Rp5.000, total biaya transportasi harian melalui bus mencapai sekitar Rp16,2 juta atau Rp5,9 miliar per tahun. Angka ini jauh lebih rendah dibanding penggunaan kendaraan pribadi yang diperkirakan mencapai Rp59,1 miliar per tahun, sehingga menghasilkan efisiensi sekitar Rp53 miliar per tahun.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid sebelumnya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi visi-misi pemerintah daerah yang telah dituangkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Pertemuan Rahasia Prabowo Subianto Surya Paloh Bahas penyatuan Gerindra dan NasDem

Selain itu, kebijakan ini juga dinilai selaras dengan arah kebijakan nasional terkait Work From Home (WFH) dan Work From Anywhere (WFA), dengan pendekatan pengendalian mobilitas melalui transportasi publik yang efisien.

Meski demikian, sejumlah kritik masih muncul, terutama terkait transparansi kerja sama dengan pihak ketiga serta aspek hukum dalam pelaksanaannya. Isu tersebut kini menjadi perhatian publik dan tengah dalam proses penyelidikan aparat penegak hukum.

“Ihh… enak lee..!” ujar seorang ASN, menggambarkan pengalaman awal menggunakan Bus TransPalu.
Program ini, menurut Hadianto Rasyid, menjadi bagian dari upaya efisiensi dan penataan sistem kerja ASN secara lebih terstruktur.

Implementasi Bus TransPalu lanjutnya tidak hanya menghadirkan perubahan dalam sistem transportasi, tetapi juga menjadi simbol transformasi tata kelola pemerintahan, yang menggabungkan efisiensi ekonomi, disiplin birokrasi, dan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah,” pungkasnya.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

GMNI Desak SKPT Moa dan Pasar Hnyoli Lieta Difungsikan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement