Nasional
Home » Berita » Soejahri–Amir Pimpin GMNI, Konsolidasi Kader Dimulai

Soejahri–Amir Pimpin GMNI, Konsolidasi Kader Dimulai

Bandung, BalobeNews.com – Kongres Nasional ke-XXII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang digelar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, resmi menetapkan Soejahri Somar sebagai Ketua Umum dan Amir Mahfut sebagai Sekretaris Jenderal GMNI periode 2025–2028. Pemilihan berlangsung dinamis pada penghujung rangkaian kongres dan diwarnai semangat tinggi dari para kader nasionalis.

 

Pasangan Soejahri dan Amir berhasil meraih dukungan mayoritas, dengan mengantongi 84 rekomendasi dari total DPC dan DPD yang hadir. Mereka unggul jauh dari kandidat lainnya dalam forum yang dihadiri 91 cabang dari berbagai penjuru Indonesia. Kemenangan ini menjadi sinyal kuat arah konsolidasi organisasi ke depan yang berbasis ideologis dan semangat persatuan nasionalis.

 

Dalam pidato perdananya yang disampaikan di lokasi bersejarah “Penjara Bung Karno Baencuy”, Soejahri menyampaikan tekadnya untuk menyatukan kembali GMNI dan mengembalikan organisasi ini ke garis ideologi kerakyatan.

Hadianto Bangun Jejaring Percepat Transformasi Kota Palu

 

“GMNI harus bersatu dan menjadi motor penggerak perubahan, terutama dalam menjawab tantangan demokrasi dan ketimpangan sosial di Indonesia hari ini,” ujar Soejahri, Jumat malam, 25 Juli 2025.

 

Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama Amir Mahfut akan difokuskan pada konsolidasi internal organisasi, penguatan kaderisasi ideologi, serta memperjuangkan agenda-agenda kerakyatan yang sejalan dengan semangat Marhaenisme Bung Karno.

 

Kodim 1511/Pulau Moa Buka TMMD Ke-128 di Desa Moain Dorong Pembangunan

“Kita akan membawa semangat Trisakti Bung Karno sebagai fondasi gerakan kita ke depan,” lanjut Soejahri di hadapan ratusan peserta kongres yang memadati area peringatan sejarah perjuangan proklamator RI itu.

 

Amir Mahfut, yang mewakili basis Jawa Timur, dikenal sebagai kader militan yang tumbuh dari tradisi kaderisasi akar rumput. Keduanya dinilai sebagai kombinasi ideal antara pengalaman, ideologi, dan representasi wilayah, serta menjadi simbol kuat rekonsiliasi dan penyatuan di tengah dinamika internal organisasi.

 

Kongres yang berlangsung sejak awal pekan ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepemimpinan baru, tetapi juga forum refleksi besar arah gerakan mahasiswa nasionalis dalam menjawab tantangan zaman.

Investasi Energi Masuk KEK Palu Dorong Industri

 

Dengan berakhirnya kongres, GMNI memasuki babak baru. Harapan pun menggantung pada duet kepemimpinan Soejahri–Amir untuk menghidupkan kembali bara ideologi dan menjadikan GMNI sebagai pendorong perubahan sosial yang relevan dan progresif di tengah kehidupan demokrasi Indonesia hari ini. (EW-26)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement