Nasional
Home » Berita » Investasi Energi Masuk KEK Palu Dorong Industri

Investasi Energi Masuk KEK Palu Dorong Industri

Dok: Foto/Orasi Rakyat

PALU, Balobe.com – Gelombang investasi mulai mengalir ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Lingkar Nusantara Gas dan PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) senilai US$20 juta atau sekitar Rp342,8 miliar. Investasi ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur energi sebagai penopang utama kawasan industri.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyebut masuknya investasi tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. Penandatanganan kerja sama dilakukan di Jakarta pada Sabtu, (18/4/2026), dan menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor terhadap Palu.

Proyek ini mencakup pembangunan terminal penerimaan liquefied natural gas (LNG), unit regasifikasi, serta jaringan gas terintegrasi di dalam kawasan. Infrastruktur tersebut ditargetkan mulai dibangun pada 2026 dan rampung secara bertahap hingga setelah 2028.

Direktur PT Bangun Palu Sulawesi Tengah, Sony Panukma Widianto, mengakui selama ini KEK Palu menghadapi keterbatasan utilitas dasar seperti gas, listrik, dan air. Kondisi tersebut menjadi kendala utama dalam menarik investasi industri.

DPRD MBD: THR ASN Tertunda Dibayar Awal Mei

“Masuknya investor di sektor energi akan mengubah struktur utilitas kawasan secara signifikan,” ujarnya.

Melalui skema kerja sama tersebut, investor bertindak sebagai penyedia sekaligus operator infrastruktur energi, sementara pengelola kawasan memperoleh pendapatan dari tarif layanan utilitas. Model ini dinilai mampu menciptakan sistem bisnis kawasan yang berkelanjutan.

Selain itu, proyek ini juga dirancang menggunakan konsep virtual pipeline yang memungkinkan distribusi gas menjangkau pelanggan di luar kawasan industri. Pasokan LNG sendiri akan didukung dari kawasan industri Morowali dengan kapasitas awal sekitar 10 MMSCFD.

Direktur PT Lingkar Nusantara Gas, Leonard Hastabrata, menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung penguatan energi kawasan sebagai faktor kunci pengembangan industri.

Masuknya investasi ini dinilai menjadi indikator penting bahwa Palu semakin kompetitif sebagai tujuan investasi. Dalam perspektif ekonomi, kehadiran investor besar tidak hanya menghadirkan modal, tetapi juga memberikan sinyal positif bagi pasar.

Dinas PUTRPKP Kabupaten MBD Bangun SPAM dan Kantor Camat

Pemerintah Kota Palu menilai pembangunan infrastruktur energi merupakan langkah mendasar sebelum memperluas kawasan industri. Tanpa ketersediaan energi yang stabil, pengembangan industri dinilai sulit berlangsung secara berkelanjutan.

Dengan proyek ini, Palu diharapkan bertransformasi dari wilayah pemulihan pascabencana menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia, sekaligus memperkuat posisinya dalam peta investasi nasional.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement