Nasional
Home » Berita » GMNI Tanam 1001 Pohon Rayakan Dies Natalis

GMNI Tanam 1001 Pohon Rayakan Dies Natalis

TANGERANG, Balobe.com – DI USIA ke-72 tahun, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia memilih bumi sebagai panggung perayaannya. Seribu satu pohon ditancapkan ke tanah Kabupaten Tangerang bukan sekadar seremonial, melainkan manifesto generasi muda bahwa merawat alam adalah perjuangan yang tak kalah heroik dari podium politik mana pun.

Kader DPP GMNI melakukan penanaman 1001 pohon di Volunteer Park PMI, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/4/2026). Aksi ini digelar dalam rangka perayaan Dies Natalis GMNI ke-72 sebagai wujud komitmen organisasi terhadap keberlanjutan lingkungan hidup Indonesia. | Foto: Dokumentasi DPP GMNI

Bukan orasi di panggung, bukan bendera berkibar-kibar di jalanan. Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) memilih cara yang lebih sunyi namun berbicara keras: menancapkan 1.001 pohon ke dalam tanah. Bertempat di Volunteer Park PMI, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/4/2026), gerakan bertajuk “1001 Pohon untuk Indonesia” itu digelar sebagai puncak perayaan Dies Natalis GMNI ke-72.

Satu pohon mungkin tampak kecil. Tetapi 1.001 pohon yang ditanam serentak oleh ratusan kader mahasiswa nasionalis adalah pernyataan. Bahwa generasi muda tidak hanya mewarisi agenda politik pendahulunya, tetapi juga mewarisi tanggung jawab ekologis yang kian mendesak di tengah krisis iklim yang mengancam Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Aksi ini bukan lahir dari kekosongan gagasan. Ia tumbuh dari kesadaran bahwa organisasi kemahasiswaan tidak cukup hanya hadir di ruang-ruang debat intelektual atau demonstrasi kebijakan. GMNI, yang telah menapaki 72 tahun perjalanan sejak didirikan pada 1954 sebagai sayap mahasiswa Partai Nasional Indonesia (PNI), menegaskan bahwa nasionalisme sejati harus membumi secara harfiah maupun kiasan.

Ketua Umum DPP GMNI Sujahri Somar saat memberikan pidato| Foto: Dokumentasi DPP GMNI

“Dalam semangat Dies Natalis GMNI ke-72, kami menghadirkan aksi nyata melalui gerakan 1001 Pohon untuk Indonesia. Bukan sekadar simbol, tetapi komitmen kolektif untuk merawat bumi, menjaga lingkungan, dan mewariskan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.” ungkap Sujahri Somar, Ketua Umum DPP GMNI

Pertemuan Rahasia Prabowo Subianto Surya Paloh Bahas penyatuan Gerindra dan NasDem

Somar menegaskan bahwa gerakan ini bukan aksi seremonial tahunan yang selesai begitu kamera wartawan selesai memotret. Ia menyebutnya sebagai “komitmen kolektif” dua kata yang mengandung bobot tanggung jawab jangka panjang. Pohon yang ditanam hari ini bukan untuk dinikmati generasi yang menanamnya, melainkan untuk mereka yang akan datang puluhan tahun ke depan.

Pemilihan lokasi pun tidak serampangan. Volunteer Park PMI di Kabupaten Tangerang dipilih sebagai ruang publik yang hidup, yang sehari-harinya digunakan oleh masyarakat. Menanam di sana berarti GMNI menyerahkan pohon-pohon itu kepada komunitas, bukan hanya kepada kamera. Sebuah gestur kepemilikan bersama yang sejalan dengan semangat gotong royong yang disebut Somar dalam pidatonya.

Somar menjelaskan Mengapa Aksi Tanam Pohon Ini Penting?
Indonesia kehilangan jutaan hektar hutan setiap tahun akibat deforestasi
Suhu rata-rata Jabodetabek naik 0,3–0,5°C per dekade akibat urban heat island
Satu pohon dewasa menyerap rata-rata 21 kg CO₂ per tahun
1.001 pohon berpotensi serap lebih dari 21 ton CO₂ saat dewasa
Tangerang termasuk daerah rawan banjir akibat berkurangnya ruang hijau

“Dari tanah yang kita pijak, harapan itu tumbuh akar yang menguatkan, daun yang meneduhkan, dan semangat gotong royong yang terus hidup,” kata Sujahri di hadapan ratusan kader yang memadati kawasan taman. Kalimat itu bukan retorika kosong. Ia adalah metafora yang mengakar dalam tradisi panjang GMNI sebagai organisasi yang lahir dari rahim nasionalisme Sukarno nasionalisme yang tidak pernah memisahkan manusia dari tanahnya.

“Dari tanah yang kita pijak, harapan itu tumbuh. Akar yang menguatkan, daun yang meneduhkan, dan semangat gotong royong yang terus hidup.” katanya.

GMNI Desak SKPT Moa dan Pasar Hnyoli Lieta Difungsikan

Kader DPP GMNI melakukan penanaman 1001 pohon di Volunteer Park PMI, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/4/2026). Aksi ini digelar dalam rangka perayaan Dies Natalis GMNI ke-72 sebagai wujud komitmen organisasi terhadap keberlanjutan lingkungan hidup Indonesia. | Foto: Dokumentasi DPP GMNI

Aksi penanaman pohon dalam skala besar oleh organisasi mahasiswa bukan hal baru di Indonesia. Namun yang membedakan gerakan GMNI kali ini adalah konteksnya: dilakukan tepat di momen Dies Natalis, sehingga ia sekaligus menjadi pernyataan identitas bahwa di usia ke-72, GMNI bukan hanya hidup di atas kertas sejarah, tetapi bernapas dan berakar di bumi nyata.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement