Tiakur, Balobe.com – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Wonreli memperkirakan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan terjadi pada 17 Desember 2025. Pemerintah kembali menyediakan program tiket gratis khusus untuk rute keberangkatan dari Ambon menggunakan dua kapal penumpang.
Penilik Kelaiklautan Kapal Kantor UPP Kelas III Wonreli, Engel Soplanit, mengatakan program tiket gratis tahun ini akan melayani sekitar 700 penumpang yang telah terdaftar. Mereka akan menggunakan KM Cantika Lestari 77B dan KM Sabuk Nusantara 87 untuk perjalanan dari Ambon.
“Prediksi beta dengan Cantika Lestari 77B dan Sabuk Nusantara 87 itu dari Ambon. Puncaknya di situ saja operasinya seperti tahun kemarin saja,” ujar Soplanit saat diwawancarai BalobeNews di ruang kerjanya, Senin (15/12/2025).
Soplanit merinci bahwa 700 penumpang yang sudah terdaftar akan berangkat menggunakan KM Cantika Lestari 77B dan tiba pada Rabu pagi, 17 Desember 2025. Sementara sisanya akan dilayani oleh KM Sabuk Nusantara 87. Program tiket gratis ini hanya berlaku untuk keberangkatan dari Ambon, sedangkan untuk rute kepulangan penumpang harus membeli tiket dengan harga normal.
“Untuk penumpang yang sudah terdaftar menggunakan kapal KM Cantika Lestari 77B 700 orang arus mudiknya di tanggal 17 Desember 2025, Rabu pagi. Nanti sisanya menggunakan kapal KM Sabuk Nusantara 87 itu khusus dari Ambon menggunakan tiket gratis,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk perjalanan dari Maluku Barat Daya (MBD) ke luar daerah, penumpang tetap harus membeli tiket dengan harga normal karena tidak termasuk dalam program tiket gratis pemerintah.
“Tetapi dari MBD ke luar tiketnya masih normal, tidak gratis,” tegasnya.
Dibandingkan tahun lalu, Soplanit memperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 10 persen pada periode mudik Nataru tahun ini. Peningkatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk pulang kampung merayakan hari besar keagamaan bersama keluarga.
Terkait keselamatan pelayaran, Soplanit mengingatkan para penumpang untuk selalu mengutamakan aspek keamanan selama perjalanan laut. Ia berharap program mudik gratis ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Himbauan ke para penumpang, jaga keselamatan yang paling utama dalam melaksanakan pelayaran,” himbau Soplanit. (*Enos)









Komentar