Tiakur, Balobe.com – Peresmian relokasi Kantor Cabang Tiakur PT Bank Maluku Maluku Utara yang ke-64 di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Sabtu (25/10/2025), diwarnai protes keras Bupati Benyamin Thomas Noach. Pejabat setempat itu menghentikan langsung sambutan Kasubdiv Kepatuhan Terhadap Jaminan Kualitas Bank Maluku-Malut, Marselima Latumaerissa, yang salah menyebut lokasi peresmian sebagai wilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
Kesalahan penyebutan wilayah dua kali berturut-turut itu terjadi saat Latumaerissa menyampaikan sambutan di halaman Ruko Blok A, Tiakur. Dalam sambutannya, ia menyatakan kehadiran Bank Maluku-Malut di Kabupaten Maluku Tenggara Barat akan mempermudah masyarakat mengakses layanan jasa perbankan. Ia juga menekankan fungsi intermediasi bank sebagai lembaga penghimpunan dana.
Mendengar pernyataan keliru tersebut, Bupati Noach langsung memotong sambutan. “Saya minta maaf, Ibu perwakilan Direktur Bank Maluku-Malut. Tadi saya harus kasih stop pembicaraan itu karena saya bukan negara bagian dari Maluku Tenggara Barat. Kami Kabupaten Maluku Barat Daya,” tegasnya dengan nada tinggi.
Bupati dua Periode itu melanjutkan kritiknya dengan menyinggung kantor kas bank yang masih menggunakan nama Tanimbar sebutan wilayah Maluku Tenggara Barat. “Jangan-jangan Bapak Ibu di Ambon ini lupa. Kami kantor kas juga masih Tanimbar terus. Kita semua Tanimbar terus. Ini saya masih negara bagian dari Tanimbar? Saya bukan dari kabupaten ini, maka saya marah kasih stop saat Ibu memberikan sambutan,” ujarnya.

“MBD pemegang saham nomor lima di Bank Maluku-Malut. Dividen tahun lalu Rp 6 miliar masuk ke kas daerah. Kalau direksinya lupa, tahu duitnya tapi tidak tahu orangnya, ini kan masalah. Sambut benar, nggak luruskan itu, Maluku Barat Daya di Tiakur,” kata Bupati Noach menegaskan posisi kabupatennya sebagai pemegang saham bank pelat merah tersebut.
Bupati Noach menjelaskan, Bank Maluku-Malut saat ini memiliki tiga kantor layanan di wilayah MBD, yakni di Tiakur, Kisar, dan Tepa. Ia berharap jajaran direksi dan pejabat bank lebih memahami struktur wilayah administratif para pemegang saham.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Maluku-Malut belum memberikan tanggapan resmi atas protes Bupati MBD. (BN-26)









Komentar