TIAKUR, Balobe.com – Susi Ferliana Dahlan terpilih sebagai Ketua Umum Persekutuan Keluarga Besar Luang Sermata (PKBLS) periode 2026-2028 dalam pemilihan yang digelar di Penginapan Tiakur Beach Inn, Minggu (26/4/2026). Ia mengalahkan calon lainnya Gayus Hayer, sementara Glen Tarekar terpilih sebagai Sekretaris Umum untuk periode yang sama.

Persekutuan Keluarga Besar Luang Sermata (PKBLS) menggelar ibadah dan pemilihan pengurus periode 2026-2028 yang diawali dengan ibadah bersama sebelum pelaksanaan pemilihan.
Dalam pemilihan Ketua Umum, Susi Ferliana Dahlan bersaing dengan Gayus Hayer dan berhasil keluar sebagai pemenang untuk memimpin PKBLS selama dua tahun ke depan.
Ketua Umum terpilih, Susi Ferliana Dahlan, dalam pidatonya menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh keluarga besar Luang Sermata yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus buat Bapak, Mama, orang tua, dan basudara yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin Persekutuan ini dua tahun mendatang. Dengan kepercayaan Bapak Ibu, Bapa Mama, basudara berikan ini biarlah itu menjadi amanah, tanggung jawab di atas saya dan kepengurusan nanti untuk berupaya membawa Persekutuan ini ke arah yang kita semua harapkan,” ujarnya.
Susi dengan rendah hati menyampaikan bahwa dirinya adalah sosok seorang perempuan asal Luang Sermata yang memiliki banyak kelemahan dan sangat membutuhkan dukungan dari seluruh keluarga besar.
“Benar panggilan ini Bapak Mama percayakan ke saya tetapi ketika saya berdiri di hadapan Bapak Mama basudara semua, saya berdiri sebagai sosok seorang perempuan asal Luang Sermata yang ada di sini. Kalau kita tahu sosok seorang perempuan itu pasti banyak kelemahannya dengan demikian saya sangat membutuhkan orang tua, basudara untuk menopang saya bersama kepengurusan untuk melangkah bersama bahkan, membina saya, membimbing saya jika saya ada salah dalam kepemimpinan,” jelasnya.
Ia meminta agar seluruh keluarga besar menganggapnya sebagai anak dan saudara perempuan sendiri agar teguran yang datang berasal dari hati yang tulus.
“Jangan anggap saya sebagai orang lain tetapi anggap saya sebagai Bapak Mama punya anak, anak perempuan sendiri, saudara perempuan supaya teguran itu datang dari hati. Tolong tinggalkan egois supaya kita bisa bergandengan tangan seperti firman Tuhan yang boleh diwartakan buat katong semua bergandengan tangan untuk bisa memajukan Persekutuan ini menjadi lebih baik,” ajaknya.
Susi menegaskan bahwa tidak ada yang sempurna dan mampu sendirian, tetapi dengan bergandengan tangan, tujuan utama persekutuan pasti dapat tercapai.
“Siapa bilang kita ini sempurna, siapa bilang kita ini mampu tetapi kalau kita bergandengan tangan maka pasti kita akan berjalan walaupun sedikit pasti kita punya tujuan utama dari Persekutuan ini bisa tercapai,” katanya.
Ia menggunakan analogi rumah yang kuat karena ada tiang-tiang yang menopang untuk menggambarkan bahwa dirinya akan kuat dan bisa melangkah jika ada topangan dari orang tua dan basudara.
“Beta punya satu kutipan rumah itu dibangun rumah itu kuat karena ada tiang-tiang yang selalu menopang, begitu pun Beta akan kuat Beta bisa akan berjalan melangkah kalau ada Beta punya topangan dari orang tua dan basudara yang menopang Beta sebagai anak dan saudara perempuan,” tegasnya.
Susi mengajak seluruh keluarga besar untuk bergandengan tangan dan melupakan segala keegoisan serta memberikan hati dalam melayani Persekutuan Luang Sermata.
“Mari katong bergandengan tangan lupakan katong segala keegoisan dan kita kasih hati. Mengapa saya bilang kasih hati? Karena melayani di Persekutuan Luang Sermata (Luser) ini saya sudah cukup tahu dinamika dalam perjalanan Luser ini. Yang melayani Luser ini seharusnya kita tidak perlu apa-apa tetapi, yang paling terpentingnya harus kita pakai adalah kita punya hati mengapa hati karena, hati ini bisa mengontrol segalanya,” jelasnya.
Ia menutup pidatonya dengan mengajak seluruh keluarga besar untuk menyatukan hati agar menghadirkan “Nyoli” atau solidaritas untuk membangun Persekutuan ke arah yang diharapkan bersama.
“Mari kita satukan hati supaya dari hati menghadirkan ‘Nyoli’ sama-sama bergandengan tangan punya solidaritas untuk membangun Persekutuan ini ke arah yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.
BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang








Komentar