Daerah
Home » Berita » Sambut Proyek Blok Masela, Pemkab MBD berencana membentuk BUMD

Sambut Proyek Blok Masela, Pemkab MBD berencana membentuk BUMD

Foto: Diskominfostaper MBD

TIAKUR, Balobe.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mulai mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung pengembangan Proyek Blok Masela yang direncanakan segera beroperasi. Bupati MBD Benyamin Th. Noach mengajak masyarakat meningkatkan produksi pertanian dan peternakan serta mempersiapkan keterampilan untuk memanfaatkan peluang ekonomi dari proyek bernilai investasi Rp342 triliun tersebut.

Foto: Diskominfostaper MBD

Hal tersebut disampaikan Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, saat memberikan arahan dalam apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Upacara Kantor Bupati MBD, Senin (9/3/2026). Dikutip News Pemda 

Bupati menjelaskan bahwa dirinya bersama Bupati Kepulauan Tanimbar sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna membahas peluang keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung operasional proyek Blok Masela.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah diberikan ruang untuk berperan dalam penyediaan berbagai kebutuhan operasional, mulai dari material konstruksi hingga logistik pangan bagi kegiatan proyek. Peluang ini dinilai sangat strategis untuk menggerakkan perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat MBD.

Karena itu, Bupati mengajak masyarakat MBD mulai mempersiapkan diri dengan meningkatkan produksi pertanian dan peternakan, seperti menanam sayuran serta beternak ayam dan kambing untuk memenuhi kebutuhan pasar ketika proyek mulai berjalan.

TMMD Respon Krisis Air Peternak Dusun Poliwu

“Kita harus mulai menanam dan beternak. Ketika proyek ini berjalan, kebutuhan logistik pasti meningkat dan ini menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Noach menekankan bahwa proyek Blok Masela akan membawa dampak ekonomi yang signifikan, tidak hanya dari sisi penyerapan tenaga kerja tetapi juga dari peningkatan permintaan terhadap berbagai komoditas lokal. Masyarakat yang mulai mempersiapkan diri sejak dini akan memiliki keunggulan kompetitif dalam memanfaatkan peluang tersebut.

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar pengelolaan peluang ekonomi dari proyek Blok Masela dapat dilakukan secara lebih terorganisir dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pembentukan BUMD ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat lokal dapat terlibat secara kelembagaan dalam rantai pasokan proyek, sehingga nilai tambah ekonomi tidak hanya dinikmati oleh pihak luar tetapi juga mengalir ke kas daerah dan masyarakat MBD.

Bupati juga mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan keterampilan dan kemampuan, termasuk penguasaan bahasa Inggris, agar dapat bersaing dalam dunia kerja di sektor industri minyak dan gas.

Pergantian BPD Rotnama Dipersoalkan, Administrasi Dinilai Cacat

“Kesempatan terbuka, tetapi kita harus siap. Perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemampuan yang baik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa industri migas membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pendidikan formal, tetapi juga keterampilan teknis dan kemampuan komunikasi yang baik. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu syarat penting mengingat proyek Blok Masela melibatkan perusahaan multinasional.

Bupati Noach juga mengingatkan bahwa permintaan Pemkab MBD kepada pemerintah pusat untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di MBD merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal yang berkualitas dan siap bersaing.

Pemerintah Kabupaten MBD berharap berbagai persiapan yang dilakukan sejak dini dapat memastikan masyarakat daerah ikut merasakan manfaat ekonomi dari pengembangan proyek Blok Masela, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Proyek Blok Masela yang diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 12 ribu tenaga kerja saat konstruksi dan sekitar 850 tenaga kerja saat operasi menjadi harapan besar bagi masyarakat MBD untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Dengan persiapan yang matang, baik dari sisi produksi komoditas lokal maupun kualitas sumber daya manusia, Kabupaten MBD optimis dapat memaksimalkan manfaat dari kehadiran proyek strategis nasional tersebut.

TMMD Moain Hari Ke-11, Sumur Bor Hampir Selesai

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement