Daerah
Home » Berita » PGRI MBD Gelar Konker XXIII, Usung Transformasi Menuju Indonesia Emas

PGRI MBD Gelar Konker XXIII, Usung Transformasi Menuju Indonesia Emas

TIAKUR, Balobe.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) resmi menggelar Konferensi Kerja (Konker) ke-XXIII Masa Bakti 2026–2031 di Penginapan Tiakur Beach, Kamis (12/3/2026). Mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi penguatan organisasi guru sekaligus perumusan langkah konkret meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati MBD, Agustinus L. Kilikily, dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pengurus PGRI Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pendidikan, serta ratusan kepala sekolah dan guru se-Kabupaten MBD.

Ketua PGRI Provinsi Maluku, Cristian Oktoseja, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran strategis guru dalam menyiapkan generasi 2045. Ia menegaskan bahwa PGRI bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan organisasi perjuangan, profesi, dan ketenagakerjaan yang berkomitmen pada kesejahteraan guru.

“Untuk mencetak generasi emas, peran guru sangat menentukan. Secanggih apa pun teknologi, tanpa kehadiran guru, proses pendidikan tidak akan berjalan optimal,” tegas Oktoseja.

Ia juga menyoroti momentum konferensi ini sebagai titik balik pengaktifan kembali roda organisasi PGRI di MBD yang sempat vakum selama beberapa tahun. Oktoseja berharap pengurus baru yang akan terpilih segera melakukan konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan dan ranting guna memperkuat basis organisasi di seluruh wilayah MBD.

TMMD Respon Krisis Air Peternak Dusun Poliwu

Ketua PGRI Provinsi juga menegaskan komitmen organisasi untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru, tidak hanya dalam aspek finansial tetapi juga profesionalisme dan pengembangan karier.

“Kami juga terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan, mulai dari mempertahankan tunjangan sertifikasi hingga mendorong pengangkatan guru honorer menjadi PPPK maupun ASN,” tambahnya.

Perjuangan untuk pengangkatan guru honorer menjadi PPPK atau ASN menjadi salah satu isu penting mengingat masih banyak guru honorer di Kabupaten MBD yang mengabdi bertahun-tahun namun belum mendapatkan status kepegawaian yang layak.

Senada dengan hal itu, Wakil Bupati MBD, Agustinus L. Kilikily, menyebut para guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dibentuk oleh guru.

“Pemerintah Kabupaten MBD berkomitmen mendukung profesionalisme dan kesejahteraan guru, serta mendorong pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah kepulauan MBD,” ujar Wakil Bupati sebelum membuka acara secara resmi dengan pemukulan tifa. Dikutip News Pemda 

Pergantian BPD Rotnama Dipersoalkan, Administrasi Dinilai Cacat

Wakil Bupati Kilikily menekankan bahwa pemerintah daerah menyadari betul tantangan pendidikan di wilayah kepulauan yang memerlukan perhatian khusus, baik dari segi distribusi guru, sarana prasarana, hingga akses terhadap pelatihan dan pengembangan profesional.

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi, Dedy Rupilu, melaporkan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah pemilihan kepengurusan baru secara demokratis sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, sekaligus merumuskan program kerja lima tahun ke depan.

Konferensi ini diikuti oleh 217 peserta yang terdiri dari pengurus provinsi, kabupaten, hingga utusan sekolah jenjang PAUD hingga SMA/SMK. Kehadiran berbagai perwakilan dari seluruh jenjang pendidikan menunjukkan antusiasme dan kepedulian terhadap penguatan organisasi PGRI di Kabupaten MBD.

“Pelaksanaan kegiatan ini didukung secara swadaya oleh anggota konferensi serta sumbangan lain yang bersifat tidak mengikat,” jelas Dedy.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan konferensi secara swadaya menunjukkan kemandirian dan komitmen tinggi anggota PGRI MBD terhadap organisasi mereka. Meski tidak mendapatkan bantuan dana dari pemerintah, semangat para guru untuk membangun organisasi tetap tinggi.

TMMD Moain Hari Ke-11, Sumur Bor Hampir Selesai

Agenda konferensi meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, pembahasan program kerja strategis untuk lima tahun ke depan, serta pemilihan ketua umum dan pengurus baru PGRI Kabupaten MBD periode 2026-2031.

Diharapkan, konferensi ini melahirkan gagasan strategis yang mampu memperkuat posisi PGRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan di bumi “Kalwedo” demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement