Tiakur, Balobe.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) menggelar sosialisasi pembentukan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) secara daring, Kamis (23/10/2025). Kegiatan yang diikuti camat, kepala desa, dan pemuda desa ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Kepala Diskominfostaper MBD melalui Sekretaris Dinas, Rufina Melsasail, menegaskan KIM merupakan kelompok yang dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat. Berdasarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 4 Tahun 2024, KIM bertugas mengelola informasi secara mandiri dan kreatif untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyebarkan informasi positif.
“Untuk itu, seluruh pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan KIM perlu didayagunakan agar pemberdayaan KIM di daerah bisa dilaksanakan secara lebih efektif,” ujar Rufina.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Diskominfostaper, Marthen Watrimny, menjelaskan pentingnya kearifan dalam memanfaatkan teknologi agar informasi yang sampai ke masyarakat merupakan informasi baik dan positif. Pihaknya akan memberikan pendampingan kepada KIM yang terbentuk di Kabupaten MBD agar lebih produktif mengelola informasi.
“Banyak potensi dan aktivitas di desa yang perlu dipromosikan. Karena itu, setelah terbentuk lewat SK Penetapan Kepala Desa atau Lurah, kami akan berikan pendampingan,” kata Watrimny.
Ia merinci KIM dapat dibentuk dalam berbagai bidang seperti pemuda dan olahraga, pariwisata, UMKM, keagamaan, seni budaya, kebencanaan, hingga lingkungan. Pembentukan disesuaikan dengan keberadaan komunitas di masing-masing wilayah. Diskominfostaper akan mendampingi pengelolaan media sosial komunitas serta mendaftarkan akun website profesional melalui subdomain kim.id.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini dapat menjalin kemitraan kerja sama dengan pemerintah dalam hal penyebarluasan informasi guna mewujudkan masyarakat cerdas yang mampu memanfaatkan literasi digital,” tutup Watrimny. (BN-26)




























Komentar