AMBON, Balobe.com – KETUA Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Sujahri Somar, menegaskan kaderisasi organisasi tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus menjadi siklus produktif yang berkelanjutan bagi kader di seluruh Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan usai mengukuhkan Pengurus Daerah (DPD) GMNI Maluku periode 2025–2027 di Aula DPRD Provinsi Maluku, Selasa malam (28/4/2026).
Menurut Sujahri, di tengah disrupsi digital, kader GMNI dituntut memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap perubahan zaman. Untuk itu, DPP GMNI tengah menyiapkan peluncuran “GMI Universe” sebagai platform strategis dalam menjawab tantangan global.
“Kami ingin kaderisasi ini menjadi siklus berkelanjutan. Dalam waktu dekat juga akan diluncurkan silabus kaderisasi nasional sebagai standar rujukan bagi seluruh kader di Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, modul kaderisasi yang telah diperkenalkan sebelumnya masih bersifat draf awal yang terbuka terhadap kritik dan masukan dari kader di daerah guna penyempurnaan kurikulum nasional GMNI.
Dalam arahannya, Sujahri juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai kontrol sosial. Ia meminta kader GMNI tetap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, namun bersikap kritis terhadap kebijakan yang dinilai menyimpang.
“Program yang baik harus didukung, tetapi jika keluar dari koridor kepentingan publik, wajib dikritisi,” katanya.
Selain itu, Sujahri menyoroti isu pembangunan maritim yang dinilai belum optimal, meski pernah menjadi prioritas organisasi sejak Kongres GMNI 2019 di Ambon. Ia menilai realisasi pembangunan berbasis kemaritiman terhambat akibat tekanan anggaran negara pascapandemi serta realokasi ke sejumlah program lain.
Ia juga mendesak pemerintah pusat segera mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang Kepulauan dengan mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan percepatan pembangunan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
“Wilayah pesisir dan kepulauan masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Kami telah menginstruksikan seluruh kader GMNI untuk mendorong pemenuhan anggaran pendidikan sebesar 20 persen sesuai amanat undang-undang,” ujarnya.
Pengukuhan pengurus DPD GMNI Maluku ini Lanjut Somar diharapkan menjadi titik awal penguatan peran mahasiswa dalam mengawal isu-isu strategis, khususnya di wilayah kepulauan, dengan tetap menjaga karakter kritis dan intelektual organisasi,” pungkasnya.
BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang








Komentar