TIAKUR, Balobe.com – PEMERINTAH Kabupaten Maluku Barat Daya mulai menertibkan ternak yang berkeliaran bebas di Kota Tiakur demi menjaga kebersihan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat.

Sumber: Foto. Ona
Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya, Eduard J. S. Davidz, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (30/3/2026). Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah tidak melarang usaha peternakan masyarakat, namun menekankan pentingnya pengelolaan ternak secara tertib.
Sejumlah ternak yang ditemukan berkeliaran tanpa pengawasan telah diamankan oleh petugas. Dari hasil penertiban, dua ekor kambing berhasil ditangkap, sementara satu ekor sapi sempat diamankan namun telah dikembalikan setelah pemiliknya datang dan menyatakan kesediaan untuk menertibkan ternaknya.
Menurut Davidz, hingga kini pemilik kambing yang berkeliaran bebas tersebut belum diketahui. Ternak tersebut bahkan dilaporkan masuk hingga ke area perkantoran, sehingga mengganggu aktivitas dan kebersihan lingkungan.
Upaya penertiban ini melibatkan sejumlah instansi internal pemerintah daerah, di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kelurahan Tiakur, Dinas Pertanian melalui bidang peternakan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Selain penertiban, pemerintah daerah juga telah menyiapkan beberapa lokasi khusus untuk pengikatan ternak. Penentuan lokasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan, mengingat adanya keluhan peternak terkait risiko pencurian jika ternak diikat di satu tempat dalam waktu lama.
“Kita tidak mungkin melarang usaha ternak masyarakat, tetapi kota ini harus bersih. Karena itu, ternak harus diikat dan tidak boleh dibiarkan berkeliaran bebas di dalam Kota Tiakur,” kata Eduard J. S. Davidz.
“Kalau tidak ditertibkan, kita akan terapkan aturan Perda dengan denda bagi ternak yang masih berkeliaran bebas,” ujarnya menegaskan.
“Yang penting diikat. Ternak yang dilepas bebas bisa menimbulkan banyak risiko, termasuk kecelakaan,” tambahnya.
Pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat, khususnya para peternak, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keindahan Kota Tiakur. Penertiban ini diharapkan menjadi langkah awal menciptakan lingkungan kota yang aman, bersih, dan tertata,” pungkas Davidz
BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang




























Komentar