Tiakur, Balobe.com – Pelantikan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) diharapkan menjadi angin segar bagi pelaku usaha kecil dan pengrajin lokal. Ketua Dekranasda Kabupaten MBD, Rely Noach, melantik jajaran pengurus di Aula Penginapan Tiakur Beach, Minggu (9/11/2025).

Bupati MBD Benyamin Thomas Noach menyebut pelantikan ini sebagai titik awal semangat baru untuk mengembangkan kerajinan daerah. “Momentum ini menjadi awal upaya memperkuat identitas budaya lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pengrajin,” ujarnya dalam sambutan.
Noach menekankan pentingnya peran Dekranasda sebagai wadah pembinaan dan pengembangan industri kerajinan. Lembaga ini diharapkan menjadi jembatan antara pengrajin, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat. Tujuannya memastikan hasil karya anak daerah memiliki nilai ekonomis sekaligus nilai budaya tinggi.
Ia menyebut berbagai produk kerajinan khas MBD seperti tenun ikat tradisional, anyaman daun koli, kerajinan dari kulit kerang, bambu dan batok kelapa, ukiran kayu, serta perhiasan berbasis hasil laut. “Ini bukan sekadar produk ekonomi, tetapi juga warisan budaya yang mencerminkan identitas dan karakter masyarakat MBD,” kata Noach
Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Lewerissa, menilai pelantikan ini memberikan spirit baru bagi pengrajin di Bumi Kalwedo. Menurutnya, Dekranasda tidak hanya menjaga eksistensi produk kerajinan lokal, tetapi mendorong pengrajin naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Kiranya pengrajin tidak hanya bertahan, tetapi berkembang menjadi pemain utama industri kreatif,” ujar Maya. Ia yakin dengan inovasi, kolaborasi, dan pemasaran digital yang tepat, produk-produk Bumi Kalwedo bisa mendunia. (BN-26)




























Komentar