Jakarta , Balobe.com – Duel prestisius Finalissima 2026 yang mempertemukan juara Copa America, Argentina, dengan juara piala Eropa, Spanyol, dikabarkan akan digelar di Stadion Lusail, Doha, Qatar, pada 27 Maret 2026. Namun, kepastian laga ini masih bergantung pada nasib Tim Matador di babak kualifikasi piala Dunia 2026.
Finalissima merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan kampiun Copa America melawan kampiun Piala Eropa. Kedua terakhirnya meraih gelar juara di turnamen masing-masing pada tahun 2024. Argentina menjuarai Copa America, sementara Spanyol keluar sebagai pemenang Piala Eropa.
Menurut laporan media Spanyol, Marca, jadwal pertandingan akan dihelat di stadion yang sama dengan final Piala Dunia 2022. Namun hingga saat ini, FIFA belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait jadwal dan venue pertandingan tersebut.
Argentina sudah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 setelah memenuhi kualifikasi zona Amerika Selatan dengan mulus. Sebaliknya, Spanyol masih harus berjuang keras di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.
Tim asuhan Luis de la Fuente itu masih menyisakan dua pertandingan krusial pada November ini. Spanyol akan menghadapi Georgia dan Turki dalam upaya mengamankan tiket langsung ke putaran final Piala Dunia.
Saat ini, Spanyol memimpin Grup E dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan. Mereka unggul tiga poin dari Turki yang berada di posisi kedua. Untuk memastikan lolos langsung sebagai juara grup dan menghindari babak playoff, Spanyol membutuhkan satu kemenangan minimal dan berharap Turki akhirnya.
Jika Spanyol gagal finis sebagai pemuncak grup dan harus turun menjadi runner-up, mereka akan menjalani babak playoff pada posisi Maret 2026.
Skenario tersebut otomatis akan menampilkan jadwal Finalissima karena dipanggil dengan jadwal playoff, sehingga laga bergengsi itu harus ditunda dan berpotensi terlalu dekat dengan dimulainya Piala Dunia di pertengahan tahun.
“Kami fokus penuh untuk memenangkan grup. Finalissima adalah bonus, tapi prioritas utama kami adalah lolos ke Piala Dunia,” ujar salah satu pejabat federasi sepak bola Spanyol, seperti dilansir Marca.
Selain nilai prestise, Finalissima 2026 juga menawarkan daya tarik luar biasa berupa duel lintas generasi antara Lionel Messi dan Lamine Yamal. Keduanya memiliki kisah unik Messi yang pernah memandikan Yamal yang masih bayi dalam sesi pemotretan kampanye UNICEF pada tahun 2007.
Baca:
https://balobe.com/2025/11/04/tim-yatoke-raih-juara-ketiga-pekan-olahraga-kabupaten/
Kini, Yamal yang mengidolakan Messi sedang mengikuti jejak sang legenda di Barcelona. Pemain berusia 17 tahun itu bahkan mengenakan nomor punggung 10 yang identik dengan Messi.
Pertemuan kedua tim juga akan menampilkan deretan pemain bintang dan talenta muda cemerlang dari kedua kubu. Di pihak Argentina, selain Messi, ada nama-nama seperti Lautaro Martínez dan Julián Álvarez. Sementara Spanyol diperkuat oleh Yamal, Pedri, dan Nico Williams yang tengah bersinar.
Duel ini sangat dinantikan oleh pecinta sepak bola global yang ingin menyaksikan pertarungan antara dua tim terbaik dari dua benua berbeda.
Kepastian penyelenggaraan Finalissima 2026 kini berada di tangan Spanyol dan keputusan resmi FIFA. Penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan kabar baik dari kedua pihak dalam waktu dekat. (BN-26)




























Komentar