Tiakur, Balobe.com – Gedung Serbaguna Tiakur menjadi saksi gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Maluku Barat Daya Tahun 2025, 14-16 Desember. Kejuaraan yang mengusung tema “Silat MBD: Sportif, Berbudaya, dan Berdaya Saing” ini diikuti lima ranting kecamatan se-kabupaten dengan target memperbaiki capaian medali perak tahun lalu optimis menjadi emas di ajang POPMAL Provinsi 2026.

Asisten III Setda MBD Yafet Lelatobur yang mewakili Bupati Maluku Barat Daya dalam sambutannya menegaskan, kejuaraan ini memiliki makna spesial sebagai arena persaingan sehat yang menandakan tumbuhnya ekosistem olahraga dinamis di daerah. Kehadiran atlet dengan seragam dan identitas masing-masing, menurutnya, membuktikan semangat berlatih untuk berprestasi telah berakar kuat di komunitas olahraga lokal.
“Piala yang diperebutkan hari ini bukan sekadar simbol kemenangan, tetapi representasi dari kerja keras para atlet dan dukungan banyak pihak terhadap pengembangan olahraga khususnya pencak silat dari tingkat akar rumput,” ujar Lelatobur.
Pejabat yang juga membidangi urusan pemerintahan itu meyakini, pencak silat adalah sekolah kehidupan luar biasa yang mengajarkan disiplin, keberanian, sportivitas, dan rasa hormat nilai-nilai esensial membentuk generasi muda menjadi pribadi tangguh dan berkarakter.
Lelatobur menargetkan pencapaian lebih tinggi setelah tim IPSI MBD meraih medali perak di POPMAL tahun lalu. “Tahun kemarin POPMAL dapat medali perak, maka tahun depan kita akan capai emas,” katanya optimistis.
Sekretaris Umum KONI MBD Arius Orno menjelaskan, POPMAL IPSI kali ini menjadi ajang seleksi atlet dari 17 kecamatan untuk mempersiapkan diri menghadapi POPMAL Provinsi Maluku 2026. Ia menekankan pentingnya sportivitas dan sikap pantang menyerah dalam setiap pertandingan.
“Kejuaraan yang kita laksanakan saat ini merupakan proses bagaimana kita semua dibentuk. Mari sama-sama junjung tinggi sportivitas, rasa hormat kepada sesama atlet, pelatih, dan juri,” kata Orno.
Ia mengingatkan, kemenangan sejati bukan hanya meraih medali, tetapi tentang proses, sikap, dan semangat. Kepada para wasit dan juri, Orno berharap dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil.
Ketua IPSI Kabupaten MBD Sakarias Lailuka menyatakan harapannya agar pelaksanaan kegiatan ini dapat menjunjung tinggi sportivitas untuk membangun pencak silat di Kabupaten Maluku Barat Daya. “Harapan kami untuk pelaksanaan kegiatan ini, IPSI Kabupaten terus menjunjung tinggi sportivitas untuk membangun pencak silat di Kabupaten Maluku Barat Daya,” ujarnya.
Lima ranting yang bertarung memperebutkan gelar juara adalah Ranting Kisar Utara, Ranting Kisar Selatan, Ranting Letti, Ranting Moa, dan Ranting Khusus Tiakur. Kejuaraan berlangsung tiga hari dengan berbagai kategori tanding dan seni yang diperlombakan. (*Enos)




























Komentar