Daerah
Home » Berita » Dinas PUTRPKP MBD Tenderkan Lima Proyek Air Bersih Senilai Rp3,59 Miliar

Dinas PUTRPKP MBD Tenderkan Lima Proyek Air Bersih Senilai Rp3,59 Miliar

TIAKUR, Balobe.com – Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Maluku Barat Daya melelang lima paket pekerjaan bidang Sumber Daya Air (SDA) tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp3,59 miliar. Proyek-proyek ini menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) dan diprioritaskan untuk mengatasi krisis air bersih di berbagai wilayah kepulauan.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUTRPKP Kabupaten MBD, Jufri Bone, merinci lima paket pekerjaan yang akan ditenderkan. Pertama, pembangunan tanggul sungai Desa Hila, Kecamatan Kepulauan Roma, sepanjang 25 meter dengan anggaran Rp816 juta. Kedua, pembangunan sumur bor Desa Pur-Pura, Kecamatan Kisar Utara, dengan kedalaman 40 meter senilai Rp562,5 juta.

Ketiga, pembangunan bak reservoir dan pipa distribusi air bersih Desa Ilmarang dengan anggaran Rp950 juta. Keempat, pembangunan jaringan pipa transmisi air baku Pulau Kisar senilai Rp444 juta. Kelima, peningkatan kapasitas sarana air bersih Desa Kahiling, Pulau Wetar, dengan anggaran Rp820 juta.

“Kegiatan bidang SDA tahun 2026 yang ditenderkan itu ada lima. Pekerjaan ini pekerjaan yang dilelangkan menggunakan dana DAU,” jelas Jufri kepada BalobeNews di ruang kerjanya, Selasa (10/2/2026).

Jufri menjelaskan bahwa nilai pagu anggaran yang disebutkan merupakan angka awal yang akan disesuaikan setelah turun survei lapangan. Data hasil survei akan digunakan untuk menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang kemudian menjadi acuan dalam proses tender.

Sumur Bor TMMD Jawab Keluhan Warga Poliwu

“Ini pagunya, setelah turun survei ada data, kita akan buat HPS dan HPS itu yang ditenderkan. Biasa dalam RKA itu kan nilainya harus di atas, tidak boleh di bawah,” jelasnya.

Jufri menegaskan bahwa paket-paket ini merupakan prioritas karena menyasar wilayah-wilayah yang mengalami kesulitan akses air bersih, khususnya di kawasan kepulauan yang selama ini mengandalkan sumber air terbatas.

Lima proyek strategis ini lanjut Jufri diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih sekaligus menunjang ketahanan air di Kabupaten MBD yang memiliki tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan,” pungkasnya. (*enos) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement