Pendidikan
Home » Berita » Viral Video Seragam Siswa Dirobek Guru, Orang Tua Tuntut Sanksi Tegas

Viral Video Seragam Siswa Dirobek Guru, Orang Tua Tuntut Sanksi Tegas

Luang Barat, Balobe.com – Sebuah video yang memperlihatkan tiga siswa SMP Negeri 5 Ilmarang dengan seragam robek heboh di media sosial pada Kamis (6/11/2025). Orang tua murid menuding seorang guru bernama Rut Roimasa merobek pakaian anak-anak mereka di lingkungan sekolah. Kasus ini kembali menyoroti persoalan etika pendidik di daerah terpencil Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Video berdurasi singkat itu pertama kali diunggah di Facebook sekitar pukul 12.00 WIT dan langsung menuai reaksi keras dari warganet. Dalam rekaman tersebut, tampak tiga siswa mengenakan seragam yang rusak parah di bagian lengan dan badan. Belum diketahui secara pasti pemicu insiden yang terjadi di Kecamatan Dawelor Dawera ini.

Pantauan media lokal BalobeNews orang tua murid dalam video itu menyebut nama Rut Roimasa sebagai guru yang diduga merobek pakaian seragam ketiga siswa tersebut. Meski demikian, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten MBD belum memberikan klarifikasi resmi hingga berita ini diturunkan.

Salah satu orang tua murid yang merekam video menyampaikan protes keras terhadap tindakan guru tersebut. “Saya selaku orang tua dari ketiga murid tidak setuju dengan perilaku salah seorang guru dari SMP Negeri 5 Ilmarang atas nama Rut Roimasa. Kami selaku orang tua sangat menyesal atas kejadian ini,” ujarnya dengan nada tegas.

Orang tua itu menambahkan, cara mendisiplinkan siswa yang dilakukan guru tersebut telah melampaui batas kewajaran. Ia menekankan bahwa pendidikan seharusnya dilakukan melalui pembinaan, bukan dengan merusak barang milik siswa.

SD Negeri Tiakur Umumkan Kelulusan 123 Siswa 2026

“Kalau anak-anak salah, kasih pembinaan saja. Kalau bajunya kotor, bilang orang tua. Jangan bikin sampai anak-anak punya baju tarabe (robek) seperti ini,” ucapnya sambil menunjukkan kondisi seragam anak-anak yang compang-camping.

Para orang tua kini menuntut pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kabupaten MBD segera menindaklanjuti kasus ini dengan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku. “Kami berharap pihak sekolah dapat melihat hal seperti ini dan mengambil tindakan yang tegas,” tandas orang tua siswa di akhir pernyataannya.

Insiden ini memantik debat publik di dunia maya tentang profesionalisme dan etika guru, khususnya di sekolah-sekolah daerah terpencil. Banyak warganet mengecam keras tindakan tersebut dan menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi serta pengawasan tenaga pendidik di wilayah-wilayah terluar Indonesia. Hingga kini, baik SMP Negeri 5 Ilmarang maupun Dinas Pendidikan Kabupaten MBD belum merespons permintaan konfirmasi terkait kasus yang tengah diselidiki ini.

(BN-26) 

PSDKU Unpatti MBD Wisuda 36 Sarjana, Total 633 Lulusan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement