Tiakur, balobe.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kemandirian Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Pattimura di wilayahnya. Kendati masih menghadapi persoalan status lahan, pemerintah daerah tetap optimistis pembangunan infrastruktur kampus akan segera terealisasi.
Wakil Bupati Maluku Barat Daya, Agustinus L. Kilikily, menyampaikan hal ini saat di wawancarai balobe.com di lokasi PSDKU MBD pada Rabu, 30 Juli 2025. Ia menegaskan bahwa persoalan lahan yang saat ini masih berstatus tanah ulayat sedang dalam proses penyelesaian di tingkat kementerian.
“Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah tetap optimis bahwa PSDKU MBD harus mandiri. Masalah yang kita hadapi hari ini adalah soal lokasi, tetapi itu sedang diupayakan solusinya. Lokasi ini telah diusulkan ke Kementerian Agraria agar status tanahnya bisa disesuaikan,” kata Kilikily.
Ia menjelaskan bahwa proses pengalihan status tanah ulayat menjadi tanah milik negara tengah diurus agar dapat digunakan secara sah untuk pembangunan kampus PSDKU. Menurutnya, langkah ini penting guna mempercepat pengembangan sarana pendidikan tinggi di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Timor Leste itu.
“Ada beberapa item yang sudah kami siapkan dan diusulkan. Kami berharap dalam waktu dekat semua bisa direalisasikan. Bahkan, rencana pembangunan sudah disiapkan, tinggal menunggu penyelesaian status lahan. Semoga tidak ada kendala dari pihak pemilik karena semuanya telah sesuai ketentuan,” ujar Kilikily.
Ia menambahkan bahwa setelah proses administrasi tanah rampung, akta tanah akan segera diserahkan kepada pihak PSDKU sebagai bentuk dukungan resmi pemerintah daerah terhadap pengembangan pendidikan tinggi di MBD.
Dengan penyelesaian persoalan lahan ini, Pemerintah Kabupaten MBD berharap PSDKU tidak hanya menjadi pusat pendidikan lokal, tetapi juga mampu menarik minat mahasiswa dari daerah-daerah sekitar. Kemandirian PSDKU menjadi target jangka panjang agar mampu berdiri sejajar dengan kampus utama di Ambon. (EW-26)









Komentar