Daerah
Home » Berita » Pemeliharaan Jalan Kota Tiakur Ditarget Selesai 2026

Pemeliharaan Jalan Kota Tiakur Ditarget Selesai 2026

Pemeliharaan Jalan Kota Tiakur Ditarget Selesai 2026

Tiakur, Balobe.com – Proyek pemeliharaan rutin jalan dalam Kota Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), yang dikerjakan CV Timur Raya Perkasa dengan nilai kontrak Rp979,6 juta, kini telah mencapai progres 40 persen. Pekerjaan yang mencakup perbaikan jalan sekaligus pembangunan gorong-gorong ini ditargetkan selesai pada 2026.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten MBD, Isaskar Daukar, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan proyek tersebut. Meski tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecepatan pengerjaan dengan kualitas hasil.

“Pembangunan jalan di Kabupaten MBD ini bertahap, tidak bisa semua selesai dalam satu kali pengerjaan. Kami sesuaikan dengan anggaran Pemerintah Daerah,” ujar Daukar saat dikonfirmasi BalobeNews di ruang kerjanya, Selasa (17/12/2025).

Daukar menjelaskan, pemeliharaan jalan dalam kota ini menjadi prioritas karena kondisi infrastruktur yang memerlukan perbaikan segera. Selain peningkatan kualitas permukaan jalan, proyek ini juga meliputi pembangunan sistem drainase berupa gorong-gorong untuk mengatasi genangan air saat musim hujan.

Ia berharap kontraktor pelaksana dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai target waktu tanpa mengorbankan mutu. “Kami mengharapkan pihak ketiga pada pemeliharaan rutin jalan dalam Kota Tiakur menyelesaikan pekerjaannya secepat mungkin, tetapi harus memperhatikan mutu dan kualitas,” tegasnya.

DPRD MBD: THR ASN Tertunda Dibayar Awal Mei

Untuk tahun anggaran 2026, Dinas PU Kabupaten MBD telah merencanakan sejumlah proyek infrastruktur jalan lainnya. Prioritas pembangunan akan diarahkan ke wilayah Pulau Wetar serta kelanjutan pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Wakarleli dengan Desa Patti.

“Tahun depan kami akan melanjutkan pekerjaan jalan di Pulau Wetar dan lanjutan jalan Desa Wakarleli ke Desa Patti. Anggarannya menggunakan dana DAK (Dana Alokasi Khusus),” pungkas Daukar. (*Enos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement