Nasional
Home » Berita » Kerja Sampingan Profesional Melonjak 11,5 Kali Lipat dalam 15 Tahun

Kerja Sampingan Profesional Melonjak 11,5 Kali Lipat dalam 15 Tahun

TIAKUR, Balobe.com – Struktur gaji yang tidak sepadan dengan kebutuhan hidup mendorong makin banyak pekerja profesional dan bergelar sarjana mengambil kerja sampingan dalam 15 tahun terakhir. Lonjakan jumlah pekerja dengan penghasilan tambahan ini bahkan dua kali lebih cepat dibandingkan pertumbuhan tenaga kerja secara umum.

Tim Jurnalisme Data menemukan, jumlah pekerja sampingan meroket 69 persen dalam kurun waktu 2010-2025. Pada 2010, sebanyak 12,4 juta orang memiliki kerja sampingan, sedangkan pada 2025 angkanya melonjak menjadi 21,1 juta orang. Kenaikan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan jumlah penduduk bekerja yang hanya 34 persen, dari 109 juta orang pada 2010 menjadi 146,5 juta orang pada 2025.

Data yang bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional Badan Pusat Statistik (Sakernas BPS) ini mengungkap bahwa pertumbuhan pekerja yang mencari penghasilan tambahan dua kali lebih cepat dibandingkan pertumbuhan jumlah tenaga kerja secara umum.

Ditinjau dari jabatan pekerjaan, lonjakan paling mengejutkan terjadi pada kalangan profesional. Jumlah profesional dengan pekerjaan sampingan melonjak 11,5 kali lipat sepanjang 2010-2025, dari 116.436 orang menjadi 1,35 juta orang.

Kementerian Ketenagakerjaan dan BPS mengelompokkan kaum profesional ini meliputi ahli ilmu pengetahuan, ahli teknik, arsitek, perencana, surveyor, dokter, perawat, bidan, dosen, pengajar, guru, pengembang perangkat lunak dan aplikasi, pustakawan, wartawan, serta seniman. Selain itu, profesional hukum, keuangan, administrasi, penjualan, pemasaran, hubungan masyarakat, serta database dan jaringan juga berada dalam kelompok ini.

DPRD MBD: THR ASN Tertunda Dibayar Awal Mei

Fenomena ini menunjukkan kesenjangan antara penghasilan dari pekerjaan utama dengan biaya hidup yang terus meningkat. Para profesional yang seharusnya fokus pada satu bidang keahlian, kini terpaksa mencari sumber pendapatan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lonjakan drastis jumlah profesional bekerja sampingan menjadi indikator penting tentang ketidakseimbangan struktur upah di Indonesia, sekaligus menandai pergeseran pola kerja di kalangan tenaga terdidik dalam satu setengah dekade terakhir.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement