Daerah
Home » Berita » Kabid Perdagangan Jamin Stok Sembako Aman Hingga Januari

Kabid Perdagangan Jamin Stok Sembako Aman Hingga Januari

Tiakur, Balobe.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 hingga akhir Januari mendatang. Jaminan ini disampaikan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM setempat menyusul kedatangan kapal tol laut yang kini tengah membongkar muatan di Pelabuhan Tiakur.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM MBD, William Renjaan, menyatakan stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, mentega, terigu, daging ayam, telur ayam, dan susu dalam kondisi aman. Bahkan, dia memperkirakan stok dapat bertahan hingga awal Februari 2026 seiring pembongkaran muatan kapal tol laut yang baru tiba.

“Kita jamin stok sembako sampai dengan bulan Januari 2026 aman, terutama beras, minyak goreng, mentega, terigu, daging ayam, telur ayam, susu, dan bahan pokok lainnya,” jelas Renjaan kepada BalobeNews saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/12/2025).

Kedatangan kapal tol laut dinilai sangat strategis mengingat periode Nataru biasanya dibarengi cuaca buruk yang menghambat distribusi barang. Renjaan menambahkan, selain kapal tol laut, pasokan daging ayam, telur, terigu, dan susu juga baru saja masuk sehingga memperkuat ketersediaan stok di pasar.

Menurutnya, para pedagang di MBD telah mengantisipasi lonjakan kebutuhan menjelang hari raya dengan mendatangkan stok dalam jumlah besar. Antisipasi ini dilakukan karena kondisi cuaca buruk biasanya terjadi mulai minggu terakhir Desember hingga Januari, dan baru mereda pada minggu terakhir Februari.

GMNI Ambon Kritik Penertiban Pasar Mardika Tidak Konsisten

“Kemarin juga untuk stok daging ayam, telur, terigu, susu dan lainnya juga sudah masuk lagi, sehingga stok yang ada juga semakin aman,” ucap Renjaan.

Meski demikian, pihaknya tidak hanya mengandalkan laporan dari pedagang. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM MBD berencana menggelar pertemuan dengan agen dan pedagang pengecer untuk memverifikasi laporan stok yang telah disampaikan. Setelah itu, tim akan melakukan inspeksi langsung ke toko dan gudang untuk memastikan ketersediaan barang.

“Walaupun demikian, kita juga bakal undang setiap agen dan pedagang pengecer untuk mengecek kepastian stok mereka, apakah sesuai dengan laporan mereka ke kita atau tidak. Setelah itu kita juga akan turun ke toko maupun gudang untuk melihat langsung ketersediaan stok,” tandas Renjaan. (*Enos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement