Daerah
Home » Berita » Dinkes MBD Bangun Laboratorium Kesehatan Senilai Rp 14,9 Miliar

Dinkes MBD Bangun Laboratorium Kesehatan Senilai Rp 14,9 Miliar

Dinkes MBD Bangun Laboratorium Kesehatan Senilai Rp 14,9 Miliar
Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya melalui Dinas Kesehatan tengah menyelesaikan pembangunan gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Tiakur, Kecamatan Moa. Proyek senilai Rp14,9. BN/Enos

Tiakur, Balobe.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya melalui Dinas Kesehatan tengah menyelesaikan pembangunan gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Tiakur, Kecamatan Moa. Proyek senilai Rp14,9 miliar ini ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025, meski kemungkinan adendum kontrak masih terbuka.

Pembangunan laboratorium yang dikerjakan PT Delima Utama dengan pengawasan CV Idea Morry Engineering ini dimulai 21 Agustus 2025. Berdasarkan kontrak nomor 645/37/SP-PBLKM/DAK/DINKES/VIII/2025, proyek berdurasi 120 hari kalender ini dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2025.

“Untuk pembangunan ini diperkirakan rampung sesuai kontrak terakhir tanggal 31 Desember. Tapi kita lihat kondisi to bisa untuk mengajukan adendum silahkan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan MBD Marthen Rahakbauw kepada BalobeNews saat di wawancarai di ruang kerjanya, Jumat (19/12/2025).

Laboratorium ini dirancang untuk menjalankan enam fungsi utama dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Pertama, melakukan pemeriksaan dan pengujian sampel dari air, makanan, minuman, udara, dan sampel biologis untuk mendeteksi kontaminasi atau zat berbahaya. Kedua, surveilans epidemiologi untuk memantau penyebaran penyakit menular dan memberikan peringatan dini terhadap wabah atau kejadian luar biasa.

Fungsi ketiga adalah pengendalian mutu produk yang beredar seperti makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan. Keempat, pembinaan teknis kepada laboratorium kesehatan lainnya untuk meningkatkan standardisasi pemeriksaan. Kelima, penelitian dan pengembangan metode deteksi penyakit. Terakhir, menjadi laboratorium rujukan untuk pemeriksaan kompleks yang tidak dapat dilakukan fasilitas kesehatan tingkat dasar.

DPRD MBD: THR ASN Tertunda Dibayar Awal Mei

“Fungsi dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat itu mendekatkan diagnosis baik itu pemeriksaan kepada manusia maupun lingkungan,” jelas Rahakbauw.

Kepala Dinas menekankan pentingnya kualitas pembangunan agar fasilitas dapat berfungsi optimal pasca-konstruksi. “Harapan ke depan pekerjaan ini harus sesuai dengan gambar sesuai dengan spek sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Artinya setelah selesai pekerjaan tetap dapat difungsikan dengan baik,” tegasnya. (*Enos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement