Daerah
Home » Berita » Evaluasi TMMD Pemkab MBD Tekankan Sinergi dan Gotong Royong

Evaluasi TMMD Pemkab MBD Tekankan Sinergi dan Gotong Royong

MOAIN, Balobe.com – Kodim 1511/Pulau Moa menggelar kegiatan pengawasan dan evaluasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Balai Desa Moain, Kabupaten Maluku Barat Daya, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan desa.

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Maluku Barat Daya, Yafet Lelatobur, yang mewakili bupati, menyatakan program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendorong pembangunan wilayah pedesaan.

“Program TMMD adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk mempercepat pembangunan di desa, terutama di wilayah yang masih membutuhkan perhatian, baik dari sisi infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Yafet dalam sambutannya.

Ia menegaskan, kehadiran TNI melalui program ini tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat.

Wasev TMMD Tekankan Sinergi Pembangunan Desa Berkelanjutan

“TNI hadir sebagai mitra dalam membangun desa guna menciptakan pemerataan pembangunan serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Yafet juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1511/Pulau Moa atas komitmen dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TMMD.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kodim 1511/Pulau Moa yang terus menunjukkan dedikasi dalam pelaksanaan TMMD,” ujarnya.

Menurut dia, program TMMD memiliki makna strategis karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik.

“Pembangunan jalan, rehabilitasi rumah, dan fasilitas umum menjadi bagian penting karena merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

TMMD Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Pelajar Moain

Selain itu, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pembinaan dinilai berperan dalam meningkatkan wawasan masyarakat di berbagai bidang.

“Kegiatan nonfisik diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan, pendidikan, wawasan kebangsaan, hingga ketahanan pangan,” ujarnya.

Yafet menekankan bahwa tantangan pembangunan di wilayah kepulauan seperti Maluku Barat Daya masih cukup besar, sehingga membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Diperlukan kerja sama dan sinergi agar pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD.

TMMD Respon Krisis Air Peternak Dusun Poliwu

“Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh semangat gotong royong dan kebersamaan. Budaya ini harus terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.

Kepada personel yang terlibat, Yafet mengingatkan pentingnya menjaga disiplin serta menghormati nilai-nilai adat setempat selama pelaksanaan kegiatan.

“Kami juga mengajak para pemuda desa untuk terlibat aktif sebagai bentuk kontribusi dalam membangun daerah dan memperkuat semangat nasionalisme,” katanya.

Menurut dia, program TMMD diharapkan mampu mendorong terwujudnya desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk menjaga hasil pembangunan agar dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang,” ujarnya.

Kegiatan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan selesai dalam waktu yang telah ditentukan.

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement