TIAKUR, Balobe.com – Jarum jam baru menunjukkan pukul 10.35 WIT ketika konvoi kendaraan Polres Maluku Barat Daya bergerak meninggalkan Mako. Di dalamnya, Kapolres AKBP Budhi Suriawardhana duduk siap dengan satu misi: tidak ada satupun pos pengamanan yang boleh lengah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Hari itu, Kamis (19/3/2026), ia memimpin langsung pengecekan seluruh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 sebuah inspeksi mendadak yang membuktikan bahwa komitmen keamanan bukan sekadar kata-kata di atas kertas.

Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana melakukan pengecekan Pos Pam dan Pos Yan dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026/Foto Humas
Pengecekan ini bukan kunjungan seremonial. Di setiap titik yang disinggahi, Kapolres Budhi melakukan evaluasi menyeluruh: menghitung kekuatan personel yang berjaga, memeriksa kondisi sarana dan prasarana, hingga meneliti kelengkapan administrasi operasional. Tidak ada detail kecil yang luput dari perhatiannya.
Rombongan pertama kali tiba di Pos Pelayanan Pelabuhan Kaiwatu pintu utama arus penumpang laut yang diperkirakan melonjak tajam menjelang lebaran. Di sana, Kapolres memastikan personel siap melayani setiap warga yang bepergian, sekaligus mengantisipasi potensi kerumunan dan gangguan ketertiban yang biasa muncul di musim mudik.

Sumber: Balobe.com
Dari pelabuhan, rombongan bergerak menuju Bandara Jos Imsula Orno. Menjelang lebaran, arus penumpang transportasi udara di kabupaten kepulauan ini kerap meningkat drastis. Kapolres memastikan personel yang bertugas di sana tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan mental untuk menghadapi berbagai skenario yang mungkin terjadi.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke tiga Pos Pengamanan: Dua Putri, Wakarleli, dan Pasar Tiakur. Di Pasar Tiakur khususnya, kepadatan warga yang berbelanja kebutuhan lebaran menjadi tantangan tersendiri. Kapolres secara khusus mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan di kawasan tersebut untuk memastikan arus warga tetap terkendali dan tidak ada celah bagi tindak kejahatan oportunistik.
Di sela-sela pengecekan, Kapolres MBD bersama Ketua Bhayangkari Cabang MBD Ny. Monica Budhi menyerahkan bingkisan kepada personel yang sedang bertugas. Gestur itu bukan sekadar formalitas ia adalah pengakuan nyata atas dedikasi para anggota yang harus meninggalkan keluarga demi mengamankan lebaran warga.
Kepada awak media yang hadir, Kapolres AKBP Budhi Suriawardhana berbicara dengan nada tegas namun hangat. Ia menjelaskan tujuan mendasar dari seluruh rangkaian pengecekan yang dilakukannya hari itu.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan berfungsi secara optimal, baik dari sisi kesiapan personel maupun kelengkapan sarana prasarana. Ini penting agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri secara nyata.” ujar Budhi
Tidak berhenti pada soal teknis dan infrastruktur, Kapolres juga menyentuh dimensi yang lebih manusiawi dalam penugasan ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Salawaku tidak diukur dari banyaknya personel yang dikerahkan, melainkan dari seberapa nyata warga merasakan perlindungan dan kehangatan pelayanan Polri.
“Saya tekankan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan sikap humanis dalam bertugas. Berikan pelayanan terbaik, bantu masyarakat yang membutuhkan, dan hadir sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.” jelasnya.
Kapolres turut menegaskan bahwa keberhasilan operasi pengamanan sebesar ini tidak bisa ditopang oleh aparat semata. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat MBD untuk turut berperan sebagai mata dan telinga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Keberhasilan Operasi Ketupat ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.” tegas Budhi

Saat konvoi kendaraan Polres MBD akhirnya kembali ke Mako menjelang siang, lima pos pengamanan dan pelayanan yang tadi dikunjungi kini telah melewati uji kesiapan langsung dari pimpinan tertinggi di wilayah itu. Personel yang bertugas mengantongi bukan hanya evaluasi, tetapi juga apresiasi dan bingkisan kecil yang mengingatkan mereka bahwa pengorbanan mereka tidak berlalu tanpa disadari.
Operasi Ketupat Salawaku 2026 masih terus berjalan. Lebaran belum tiba. Namun di Kabupaten Maluku Barat Daya, komitmen untuk menjaga setiap warga agar dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan tenang sudah dimulai sejak pagi, dari satu pos ke pos berikutnya, langkah demi langkah.
BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang















Komentar