Daerah
Home » Berita » Maupula: Pasokan BBM ke Pulau Moa Kembali Normal Pekan Depan

Maupula: Pasokan BBM ke Pulau Moa Kembali Normal Pekan Depan

TIAKUR, Balobe.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke Pulau Moa akan kembali normal pekan depan. Kapal Landen yang mengangkut 275 ton BBM dijadwalkan tiba di Moa pada Selasa atau Rabu, 27-28 Januari 2026.

Kelangkaan BBM di Pulau Moa terjadi akibat cuaca ekstrem yang menghambat pelayaran kapal Landen beberapa hari terakhir. Kondisi ini memaksa SPBU Sumber Mas Manise di Kota Tiakur memberlakukan pembatasan penjualan. Jam operasional dipangkas dari pukul 08.00 hingga 15.00, dengan kuota pengisian sepeda motor dibatasi 5 liter dan mobil 10 liter.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Maluku Barat Daya, Imanuel Maupula, menjelaskan bahwa stok BBM di SPBU Sumber Mas Manise per Jumat (23/1) hanya tersisa 51 ton terdiri dari 31 ton Pertamax dan 20 ton Dexlite. Penjualan pun dijaga hanya 5-6 ton per hari, turun dari kondisi normal yang mencapai 7-8 ton saat terjadi isu kelangkaan.

“Kapal Landen saat ini berangkat dari Tepa menuju Saumlaki dan akan tiba besok, Sabtu (24/1). Setelah pengisian BBM sebanyak 150 ton Pertamax dan 125 ton minyak tanah, kapal akan langsung menuju Moa pada Senin (26/1) tanpa singgah di Tepa dan Sermata,” ujar Maupula saat diwawancarai BalobeNews melalui telepon WhatsApp, Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, penjualan kepada pengencer BBM juga dihentikan sementara hingga stok kembali normal. Kebijakan pembatasan ini diambil untuk mencegah kekosongan total BBM di SPBU.

Danrem 151/Binaiya Tekankan Disiplin Dan Soliditas Prajurit

“Hal ini kita batasi akibat dari kuota BBM di SPBU semakin menipis. Ini sudah menjadi kebijakan saya dengan pihak SPBU supaya tidak terjadi kekosongan BBM. Biar antri, tetapi BBM tidak habis di SPBU,” tegas Maupula.

Maupula mengimbau masyarakat Kota Tiakur dan sekitarnya untuk tidak panik dengan informasi kelangkaan BBM yang beredar. Ia menjamin pasokan akan terus tersedia meski terjadi antrean. Namun, ia meminta pengertian masyarakat jika kondisi alam kembali tidak bersahabat.

“Saya sebagai Kabag pastikan tidak terjadi kelangkaan. Saya terus berupaya supaya stok BBM di SPBU selalu ada. Jika cuaca ekstrem dan kapal tidak bisa berlayar, saya minta masyarakat jangan panik karena ini kondisi alam yang tidak bisa dibatasi oleh manusia,” pungkasnya.

(*enos)

Satgas TMMD Bangun MCK Warga Moain

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement