Seputar Maluku
Home » Berita » GPM Teguhkan 14.810 Anggota Sidi Baru di 34 Klasis

GPM Teguhkan 14.810 Anggota Sidi Baru di 34 Klasis

AMBON, Balobe.com – Gereja Protestan Maluku (GPM) meneg uhkan sebanyak 14.810 warga gereja menjadi anggota sidi baru pada Minggu (29/3/2026) yang bertepatan dengan Minggu ketujuh sengsara Yesus Kristus. Peneguhan ini tersebar di 770 jemaat GPM pada 34 klasis yang ada di Maluku dan Maluku Utara, menandai tonggak penting dalam pembinaan iman dan kedewasaan rohani jemaat.

Sebaran anggota sidi baru tersebut meliputi seluruh klasis di wilayah pelayanan GPM. Beberapa klasis dengan jumlah anggota sidi terbanyak antara lain Klasis Kota Ambon sebanyak 928 orang, Klasis Pulau Ambon 1.367 orang, Klasis Pulau Ambon Timur 1.276 orang, Klasis Masohi 862 orang, Klasis Tanimbar Selatan 819 orang, Klasis Pulau-pulau Lease 795 orang, Klasis Pulau Ambon Utara 765 orang, dan Klasis Kairatu 708 orang.

Sementara klasis lainnya dengan jumlah bervariasi antara lain Klasis Tanimbar Utara 673 orang, Klasis Pulau-pulau Aru 648 orang, Klasis Lemola 599 orang, Klasis Kei Kecil dan Kota Tual 572 orang, Klasis Taniwel 396 orang, Klasis Seram Barat 381 orang, Klasis Aru Tengah 376 orang, Klasis Kisar 360 orang, Klasis Bursel 317 orang, Klasis Obi 305 orang, Klasis Wetar 278 orang, Klasis Seram Utara 273 orang, Klasis Aru Selatan 256 orang, Klasis Pulau-pulau Bacan 239 orang, Klasis Buru Utara 221 orang, Klasis Telutih 212 orang, Klasis Babar Timur 211 orang, Klasis Pulau-pulau Babar 201 orang, Klasis Kei Besar 176 orang, Klasis Luang Sermata 160 orang, Klasis Sula-Taliabu 125 orang, Klasis Seram Utara Barat 105 orang, Klasis Damer 94 orang, Klasis Seram Timur 48 orang, Klasis Ternate 43 orang, dan Klasis Pulau-pulau Banda 21 orang.

Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, Pendeta S.I. Sapulete, menjelaskan bahwa peneguhan anggota sidi gereja merupakan puncak Pendidikan Formal Gereja (PFG) di GPM dan menjadi bagian dari ritual pokok gereja, selain baptisan kudus dan sakramen perjamuan kudus.

Peneguhan sidi merupakan tanda kedewasaan iman, sebagai buah dari proses PFG yang ditempuh sejak anak berusia 0-15 tahun pada wadah sekolah minggu/Tunas Pekabaran Injil dan dilanjutkan ke katekisasi, sebagai jenjang PFG lanjutan.

Pemprov Maluku Dorong Percepatan Proyek Strategis Blok Masela

Wujud kedewasaan iman itu ditandai dengan pengakuan iman calon sidi gereja secara langsung di hadapan Tuhan dan jemaatNya di dalam ibadah/kebaktian jemaat.

“Calon sidi gereja yang diteguhkan telah menempuh pendidikan katekisasi di jemaat masing-masing dan menjalani proses pembinaan khusus dalam malam pembenahan diri di setiap jemaat,” ucap Sapulete, dikutip Media Center GPM, Sabtu (28/3/2026).

Pembinaan katekisasi, kata Sapulete, adalah proses pendidikan dan pembentukan iman Kristen yang diberikan oleh gereja kepada anggota jemaat (khususnya calon sidi), agar mereka memahami, menghayati, dan hidup berdasarkan ajaran iman Kristen dalam konteks GPM.

Dalam konteks GPM, pembinaan katekisasi bukan hanya sekadar “belajar kekristenan”, tetapi merupakan proses pendewasaan iman dan wujud PFG yang berlangsung secara terarah dan berkesinambungan.

“Peneguhan anggota sidi menjadi tonggak penting dalam kehidupan bergereja. Para anggota sidi yang diteguhkan kini mengambil bagian secara penuh dalam kehidupan jemaat, serta dipanggil untuk bertanggung jawab dalam pelayanan, kesaksian dan persekutuan di tengah masyarakat,” tegas Sapulete.

Pemkab MBD Serahkan LKPD Unaudited Tahun 2025

Sapulete mengaku, proses katekisasi yang dijalani berlangsung secara terarah dan berkesinambungan, mencakup pemahaman Alkitab, pembinaan ajaran GPM, serta pembentukan karakter dan spiritualitas. Hal ini menjadi dasar bagi lahirnya generasi gereja yang tidak hanya bertumbuh secara jumlah, tetapi juga semakin matang dalam kualitas iman.

Sebaran anggota sidi yang diteguhkan memperlihatkan pertumbuhan iman yang merata di seluruh klasis dalam wilayah pelayanan GPM di Maluku dan Maluku Utara. Artinya, pembinaan iman di GPM terus berlangsung secara menyeluruh dan berkesinambungan di setiap klasis, mencerminkan kesatuan pelayanan dalam tubuh Kristus di berbagai wilayah pelayanan.

“Majelis Pekerja Harian Sinode GPM bersama seluruh pelayan dan umat menyampaikan selamat kepada 14.810 anggota sidi GPM yang diteguhkan, seraya mengajak seluruh jemaat untuk terus mendampingi mereka dalam perjalanan iman yang berkelanjutan,” ucap Sapulete.

Mantan Sekretaris Umum Sinode GPM ini menambahkan bahwa peneguhan ini menjadi kesaksian bahwa setiap proses pembinaan iman yang dilakukan gereja senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan.

“Dengan semangat persekutuan yang kokoh, GPM terus melangkah sebagai gereja yang hidup, melayani, dan menjadi terang di tengah dunia. Mari menabur benih Firman Tuhan untuk melayani sesama,” ajak Sapulete.

Pemerintah Tetapkan WFH ASN Setiap Hari Jumat

BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement