Tiakur, BalobeNews.com – Demonstrasi jilid kedua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Barat Daya (MBD) dengan tuntutan “Mendesak Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya Melalui BKPSDM Kabupaten MBD Agar Segera Memproses Usulan Nomor Induk PPPK” di halaman Kantor Bupati, Kamis (28/8/2025), berbuah hasil konkret. Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Yosepina Matmey berkomitmen menyelesaikan seluruh proses pengusulan Nomor Induk P3K sebelum 10 September 2025, sehingga 1.448 tenaga P3K tahap pertama dapat mulai bekerja tepat 1 Oktober 2025.
Matmey mengungkapkan bahwa 1.131 dari total formasi sudah mendapat persetujuan BKN Kantor Regional Makassar per 22 Juni 2025, namun ditahan karena menghargai kerja Pansus DPRD yang menyelidiki dugaan pelanggaran seleksi.

Aksi GMNI kali ini berlangsung lebih kondusif dibanding demonstrasi sebelumnya, berkat clarification Pansus DPRD yang menyatakan tidak pernah melarang BKPSDM melanjutkan proses. Matmey menjelaskan bahwa progress pengusulan NIP sudah mencapai 80 persen dengan 1.131 formasi siap ditandatangani Bupati, sisanya 317 formasi terhenti karena kebijakan menghargai kerja Pansus.
Terkait dugaan pelanggaran dalam seleksi, BKPSDM membantah adanya intervensi atau mengutamakan orang dalam. Matmey menegaskan akun pendaftaran dibuat langsung peserta menggunakan NIK masing-masing, sementara BKPSDM hanya memfasilitasi pelaksanaan tes yang sistemnya sepenuhnya milik BKN dan tidak bisa diintervensi.
Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Yosepina Matmey memberikan penjelasan lengkap tentang status proses P3K. “Terkait dengan pengusulan NIP yang terkendala, tanggal 22 Juni 2025 kami mendapat surat undangan untuk rapat bersama dengan Tim Pansus pertama kali dan kami berterima kasih untuk Pansus karena memang adanya dugaan maladministrasi maupun hal teknis terkait dengan pelaksanaan dan penyelenggaraan seleksi P3K.”
“Oleh karena itu pada saat rapat pertama berdasarkan hasil kesepakatan kami pimpinan untuk menghargai Pansus maka kami menghentikan sementara seluruh proses pengusulan NIP per tanggal 22 Juni 2025. Dari 1.448 total formasi yang kami usulkan untuk mendapatkan NIP kami sudah berhasil 80 persen progressnya, jadi kami sudah berhasil menginput 1.131 NIP dan sudah disetujui oleh Kepala BKN Kantor Regional Makassar.”
Matmey memberikan kepastian waktu penyelesaian. “Jadi kami sangat berterima kasih kepada teman-teman GMNI yang hari ini bersuara sehingga ada pernyataan yang keluar dari Pansus bahwa “Kami Tidak Pernah Melarang BKPSDM Untuk Bekerja” maka dengan senang hati kami akan melanjutkan proses ini. Untuk sebelum tanggal 10 September 2025 seluruh proses pengusulan sudah dapat berlangsung dengan baik. Dan sebelum tanggal 1 Oktober 2025 teman-teman P3K tahap satu sudah dapat terima SK sehingga tanggal 1 Oktober 2025 teman-teman P3K sudah bisa bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya.”

Pemerintah daerah melalui Asisten III Administrasi Umum Yafet Lelatobur menegaskan komitmen serius menyelesaikan proses ini sesuai aturan berlaku. Apresiasi juga diberikan kepada GMNI yang dinilai berkontribusi positif bagi kemajuan MBD melalui pengawalan isu publik.
Koordinator Lapangan Henry Lekipera menepis tuduhan ada pihak yang menunggangi aksi GMNI. “Kami bersumpah demi nama Tuhan Yesus bahwa komitmen dan perjuangan kami ini murni memperjuangkan basudara-basudara P3K. Dari jawaban Pemda dalam hal ini BKPSDM kami puas kami bangga. Tetapi kami GMNI juga akan terus mengawal pemerintah daerah untuk bersama-sama berjuang.
Ditempat yang sama Koordinator Lapangan (II) Alfrens Lelau menegaskan tujuan utama GMNI adalah mempercepat pengusulan karena ada ribuan orang yang bergantung pada proses P3K ini.
“Ingat yang kami GMNI perjuangkan ini cuman satu, kami ingin mempercepat pengusulan ini karena ada ribuan orang yang menaruh harapan terhadap P3K ini. Harapan kami BKPSDM harus dipercepat proses pengusulan NIP P3K.”tegasnya.
Ketua GMNI MBD Ridolof Loimalitna menyatakan kepuasan namun tetap waspada. “Saya bangga dari hasil perjuangan ini. Tetapi perlu diingat kami tidak terlenah dengan kesenangan hasil hari ini tetapi ingat kami akan terus mengawal proses ini sampai final.”pungkasnya. (EW-26)















Komentar