POLIWU, Balobe.com – Komandan Korem 151/Binaiya Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung optimistis seluruh pembangunan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa di Kabupaten Maluku Barat Daya akan selesai tepat waktu sebelum penutupan kegiatan.
Optimisme itu disampaikan Raffles usai meninjau langsung sejumlah lokasi pembangunan TMMD di Desa Moain dan Desa Persiapan Poliwu, Senin, (11/5)
Menurut dia, progres pembangunan fisik di lapangan menunjukkan hasil yang sangat baik dan sesuai target yang direncanakan.
“Berdasarkan hasil peninjauan dan pemaparan tadi, kesiapan fisik pembangunan sudah berjalan sangat baik,” kata Raffles kepada wartawan.
RTLH dan Sumur Bor Capai 80 Persen
Raffles menjelaskan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Moain saat ini telah mencapai sekitar 80 persen.
Selain itu, pembangunan sumur bor di Desa Moain juga menunjukkan progres serupa dan diperkirakan segera selesai dalam waktu dekat.
“Sumur bor di Desa Moain progresnya sudah 80 persen,” ujarnya.
Sementara itu, pembangunan sumur bor di Desa Persiapan Poliwu juga diperkirakan selesai kurang dari satu minggu.
Menurut dia, fasilitas air bersih tersebut akan sangat membantu masyarakat dan peternak yang selama ini mengalami kesulitan akses air.
Jalan Rabat Sudah Rampung
Selain sumur bor dan RTLH, Danrem juga meninjau pembangunan jalan rabat beton di Desa Moain.
Ia menyebut pembangunan jalan tersebut telah selesai 100 persen dan sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Kita yakin pada saat penutupan TMMD nanti seluruh pembangunan fisik bisa mencapai 100 persen dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Raffles menilai capaian tersebut menunjukkan kinerja baik Satgas TMMD dan Kodim 1511/Pulau Moa dalam melaksanakan program pembangunan di wilayah kepulauan.
Apresiasi Kinerja Kodim Pulau Moa
Raffles secara khusus memberikan apresiasi kepada Kodim 1511/Pulau Moa karena mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Saya mengapresiasi Kodim 1511/Pulau Moa yang bisa melaksanakan tugas sesuai target. Itu luar biasa,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan tersebut menjadi bukti keseriusan prajurit TNI dalam membantu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
Tambahan Pembangunan Di Luar Anggaran
Selain sasaran utama TMMD, Danrem juga menyoroti sejumlah pembangunan tambahan atau over prestasi yang dikerjakan di luar anggaran program.
Beberapa pembangunan tambahan itu meliputi rehabilitasi SD Negeri Moain dan lapangan voli sekolah, pembangunan kandang jepit ternak, serta pembangunan Masjid Nurul Iman Kalwedo.
“Ini luar biasa karena di luar anggaran masih bisa membangun untuk kepentingan masyarakat,” kata Raffles.
Ia menyebut pembangunan tambahan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat.
“Ini namanya sedekah untuk masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujarnya.















Komentar