TIAKUR, Balobe.com – ANGGOTA DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dari Komisi 3 menyatakan penolakan terhadap rencana maskapai Wings Air yang disebut-sebut akan melayani rute penerbangan Moa–Ambon dan Ambon–Moa. Penolakan tersebut disampaikan karena dikhawatirkan akan berdampak pada kenaikan harga tiket yang semakin membebani masyarakat.
Hal ini disampaikan Anggota DPRD MBD Komisi 3 Winnetou Akse melalui rilis yang diterima BalobeNews Kamis, (30/4/2026).
Kebijakan pemerintah pusat lanjut Winnetou Akse Akrab di Sapa Koko Akse menegaskan yang menaikkan harga tiket pesawat untuk rute penerbangan regional sebesar 9–13 persen sejak April 2026 memang telah berdampak pada sejumlah maskapai. Salah satunya adalah maskapai Trigana Air yang selama ini melayani penerbangan dari Bandar Udara Pattimura menuju Bandar Udara Jos Orno Imsula.
Akibat kebijakan tersebut, harga tiket rute Moa–Ambon yang sebelumnya Rp.1.685. 000 naik menjadi Rp. 1. 879.000 Sementara tiket Ambon–Moa yang sebelumnya Rp. 1.740.000 meningkat menjadi Rp.1. 935.000
Meski mengalami kenaikan, tarif yang diberlakukan Trigana Air dinilai masih lebih terjangkau dibandingkan harga tiket yang ditawarkan Wings Air pada beberapa rute lain di wilayah Maluku. Berdasarkan pantauan pada platform pemesanan tiket daring Traveloka, tiket Wings Air rute Saumlaki–Ambon pada 30 April 2026 mencapai Rp. 2. 547.000. Sementara tiket pulang-pergi rute Dobo–Ambon pada 1 Mei 2026 tercatat mencapai Rp. 2.872.000.
Menurut Politisi Partai Nasdem itu jika Wings Air masuk melayani rute Moa–Ambon akan terjadi persaingan dengan Trigana Air. Namun, mereka menilai persaingan tersebut berpotensi berujung pada kondisi yang merugikan masyarakat.
DPRD khawatir apabila persaingan tersebut menyebabkan Trigana Air akhirnya menghentikan operasinya di rute tersebut. Jika hal itu terjadi dan rute Moa–Ambon hanya dikuasai oleh satu maskapai, yakni Wings Air, maka harga tiket berpotensi melonjak lebih tinggi karena tidak ada lagi kompetitor.
“Kami khawatir jika terjadi persaingan dan kemudian Trigana Air hengkang dari rute ini, maka penerbangan hanya akan dikuasai oleh satu maskapai. Jika itu terjadi, harga tiket bisa melonjak dan pada akhirnya masyarakat yang paling dirugikan,” ujar Akse
Oleh karena itu, DPRD Komisi 3 menegaskan penolakannya terhadap rencana masuknya Wings Air pada rute Moa–Ambon dan Ambon–Moa. Mereka berharap pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat mempertimbangkan kondisi masyarakat kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi udara sebagai akses utama menuju Ambon.
BALOBE.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung BALOBE.com di Akun Media Sosial dan di Whatsapp Chanel sekarang








Komentar