TIAKUR, Balobe.com – Proyek air bersih di Puskesmas Latalola Besar (LTB) Kabupaten Maluku Barat Daya kembali berfungsi setelah sempat terhenti beberapa minggu akibat kesalahan pemasangan mesin. Proyek senilai lebih dari Rp400 juta yang dikerjakan PT. Arsa Tjakra Sumirat ini kini sudah mulai mengalirkan air, meski masih dalam tahap penyempurnaan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya, Marthen Rahakbauw, menjelaskan persoalan air yang tidak mengalir selama beberapa minggu terakhir disebabkan oleh kesalahan teknis dalam pemasangan mesin. Setelah dilakukan perbaikan, kini air sudah kembali mengalir ke fasilitas kesehatan tersebut.
“Untuk proyek air bersih di Puskesmas Latalola Besar airnya sudah jalan. Beberapa minggu air tidak jalan itu karena salah pemasangan mesin,” kata Marthen Rahakbauw kepada BalobeNews ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).
Proyek air bersih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan layanan kesehatan dasar di wilayah terpencil. PT. Arsa Tjakra Sumirat sebagai kontraktor pelaksana mengerjakan proyek dengan total anggaran lebih dari Rp400 juta.
Meski air sudah mengalir, Kepala Puskesmas LTB yang tidak bersedia namanya dipublikasikan mengakui masih ada kendala teknis yang sedang ditangani. Saat dikonfirmasi BalobeNews melalui pesan whatsapp Rabu (4/2/2026), ia menjelaskan bahwa perbaikan masih difokuskan pada sambungan pipa.
“Air sudah jalan, cuman saja ada kendala di sambungan pipa makanya masih diperbaiki,” ungkapnya.
Perbaikan sambungan pipa diharapkan dapat segera diselesaikan agar distribusi air bersih di Puskesmas LTB dapat berjalan optimal dan menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (*enos)









Komentar