Tiakur balobe.com – Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya menggelar wisuda ke-15 dengan meluluskan 36 wisudawan dari lima program studi. Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura berlangsung di Aula PSDKU MBD, Tiakur, Rabu 30 Juli 2025.
Perkembangan Signifikan PSDKU
Dalam laporannya, Koordinator PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya Abraham Mariwy menyampaikan perkembangan pesat yang dicapai PSDKU memasuki tahun kesembilan perjalanannya. Saat ini, mahasiswa PSDKU yang terdaftar di PDPT PD-DIKTI Pusat mencapai 1.239 orang, terdiri dari 1.030 mahasiswa lama dan 209 mahasiswa baru angkatan 2025.
Peningkatan jumlah mahasiswa ini didukung berbagai program beasiswa, termasuk 98 mahasiswa penerima KIP Kuliah dan 100 mahasiswa penerima beasiswa Inpex Blok Masela. Program beasiswa Inpex mencakup 98 mahasiswa S1 dan 2 mahasiswa S3.
PSDKU juga menjalin kerja sama internasional dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Negara Timor Leste, yang telah memberikan beasiswa kepada dua mahasiswa dari Timor Leste pada program studi Akuntansi dan PGSD.
36 Wisudawan dari Lima Program Studi
Wisuda periode Juli 2025 ini menghasilkan 36 wisudawan dari lima program studi dengan rincian: Program Studi Ilmu Hukum 8 orang, PGSD 15 orang, Akuntansi 3 orang, Bahasa Inggris 9 orang, dan Pendidikan Matematika 1 orang. Salah satu lulusan terbaik adalah Gloria Joltuwu dari Program Studi Akuntansi yang meraih predikat cumlaude.
Dengan wisuda kali ini, total lulusan PSDKU MBD yang telah dihasilkan mencapai 508 sarjana yang kini mengabdikan diri membangun Kabupaten Maluku Barat Daya khususnya, serta Maluku dan Indonesia pada umumnya.
Penguatan Sumber Daya Pendidik
PSDKU MBD saat ini memiliki 48 dosen yang tersebar di enam program studi dengan kualifikasi beragam. Sebanyak 17 dosen berstatus PNS, 27 dosen PPPK, 3 dosen non-PNS, dan 8 dosen sedang menempuh studi lanjut S3. Pada tahun 2024-2025, PSDKU mendapat penambahan 3 dosen PNS dan 4 dosen ASN melalui jalur PPPK.
Untuk tenaga kependidikan, PSDKU memiliki 28 orang dengan berbagai kualifikasi, mulai dari tenaga administrasi, laboran, pustakawan, hingga tenaga keamanan dan cleaning service. Sebanyak 15 orang telah berstatus ASN, sementara 13 orang masih berstatus non-ASN.
Persiapan Transformasi Menjadi Universitas
PSDKU MBD tengah mempersiapkan proses akreditasi enam program studi sebagai langkah awal transformasi menjadi Universitas Negeri Kepulauan Selatan Daya. Saat ini, keenam program studi telah terakreditasi baik dan diharapkan dapat meningkat menjadi terakreditasi unggul.
“Kita juga akan tetap dorong akan berjuang agar teman-teman tenaga kependidikan yang belum mendapatkan status ASN bisa diwujudkan mimpinya untuk menjadi ASN sehingga berkontribusi bagi perkembangan Sumber Daya Manusia di PSDKU,”ungkap Abraham Mariwy.
Program kerja ke depan mencakup peningkatan kualifikasi dosen S3, penguatan kapasitas melalui penelitian kompetitif, implementasi kurikulum Outcomes Based Education (OBE), dan penguatan perangkat IT untuk mendukung pembelajaran hybrid.

Harapan Dukungan Pemda dan Masyarakat
Koordinator PSDKU mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Maluku Barat Daya dan masyarakat untuk mewujudkan cita-cita berdirinya perguruan tinggi mandiri di daerah tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat transformasi PSDKU menjadi Universitas Negeri Kepulauan Selatan Daya.
“Ini adalah mimpi kita bersama, oleh karena itu kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemda Maluku Barat Daya dan masyarakat MBD agar mimpi kita tentang hadirnya Universitas Negeri di Kabupaten kita tercinta akan bisa terwujud,”pungkas Abraham Mariwy dalam laporannya. (EW-26)









Komentar