Tiakur, Balobe.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 1511/Pulau Moa mencatat 54 dari 118 desa di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Gerai dan Gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat ekonomi desa melalui koperasi berbasis komoditas lokal.
Dandim 1511/Pulau Moa Letkol Inf Nuriman Siswandi, menyampaikan hasil survei tersebut kepada wartawan di Makodim 1511/Pulau Moa, Jumat (7/11/2025). Ia menjelaskan, dari total 118 desa yang ada di MBD, hanya 54 desa yang telah menyiapkan lahan sesuai persyaratan untuk segera dibangun. Sementara desa lainnya masih dalam proses penyiapan lahan.
Setiap desa diminta menyediakan lahan seluas 1.000 meter persegi atau sekitar 30×30 meter. Dari luasan tersebut, 10 meter persegi diperuntukkan sebagai area parkir, sedangkan sisanya untuk bangunan gerai dan gudang koperasi.
“Kita sudah berkoordinasi langsung. Jadi memang bukan tugas kita sendiri dalam menyiapkan lahan. Ini diutamakan bagaimana desa bisa memanfaatkan lahan untuk pembangunan gerai dan gudang koperasi desa/kelurahan Merah Putih,” ujar Dandim.
Dalam konsep pembangunan, gerai koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi jual-beli, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas apotek, penjualan pupuk untuk petani, serta wadah untuk menampung hasil pertanian dan perikanan dari masyarakat setempat. Hal ini diharapkan dapat mendorong perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan.
Dandim Nuriman menegaskan bahwa proses survei dan koordinasi telah melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan instansi terkait. Program ini merupakan prioritas nasional yang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi pedesaan, terutama di wilayah perbatasan seperti MBD.
“Kemarin kami sudah survei dari 118 desa, yang siap dibangun ada 54 lahan yang sudah siap, khusus di MBD ada 54 lahan. Sebenarnya 118 desa, tetapi karena belum siap lahannya maka 54 desa yang menyiapkan lahan saja untuk pembangunan,” jelasnya.
Adapun 54 desa yang telah siap untuk pembangunan gerai koperasi tersebut antara lain Desa Wakarleli, Tiakur, Patti, Werwaru, Moain, Klis, Kaiwatu, Tounwawan, Lolotuara, Ketyletpey, Latalola Besar, Nura, Bululora, Ilbutung, Tela, Ilmarang, Letmasa, Welora, Kroing, Rumahlewang, Kokwari, Manueui, Nusiata, Herley, Yatoke, Emplawas, Nuryaman, Ahnari, Letsiara, Lelang, Laitutun, Batumiyau, Luhuleli, Tutukey, Tutuwaru, Tomra, Nomaha, Wonreli, Abusur, Purpura, Ilih, Wulur, Kuai Melu, Bebar Timur, Batumerah, Sholat, Lebelau, Hila, Jerusu, Ilwai, Arnau, Moning, Karbubu, dan Ustutun.
Dengan kesiapan lahan di 54 desa tersebut, pembangunan gerai koperasi diharapkan dapat segera dimulai. Program ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat desa dalam memasarkan produk lokal sekaligus memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dandim Nuriman optimistis, dengan dukungan semua pihak, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok MBD. (BN-26)




























Komentar