JAKARTA, Balobe.com – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menganugerahi Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sebagai mitra kerja sama terbaik dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pembangunan daerah. Penghargaan diserahkan pada Malam Anugerah Mitra Kerja Sama Fakultas Teknik UGM yang digelar Selasa (3/2/2026) di Jakarta.
Acara yang diselenggarakan Fakultas Teknik UGM ini dihadiri perwakilan pemerintah daerah, mitra kerja sama, serta sivitas akademika. Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang kolaborasi yang telah dibangun secara berkelanjutan antara Fakultas Teknik UGM dengan berbagai mitra, khususnya pemerintah daerah.
Dekan Fakultas Teknik UGM, Selo, menjelaskan bahwa sejak 2005 telah dibentuk unit khusus yang mengakomodasi seluruh kegiatan kerja sama, yaitu Lembaga Kerja Sama Fakultas Teknik UGM (LKFT-UGM). Lembaga ini berfungsi sebagai wadah koordinasi kegiatan kerja sama yang didukung kelengkapan administrasi sesuai peraturan perundang-undangan.
LKFT-UGM memiliki landasan hukum yang jelas, antara lain Akta Pendirian Nomor 39 Tahun 2005, izin gangguan, serta peraturan dekan yang mengatur perubahan struktur organisasi menjadi Pusat Kajian LKFT. Keberadaan lembaga ini memperkuat peran Fakultas Teknik UGM dalam menjalin kemitraan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Pada malam anugerah tersebut, Fakultas Teknik UGM memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra kerja sama yang dinilai memiliki kontribusi aktif dan konsisten, termasuk Pemkab MBD, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Murung Raya, serta Pemerintah Provinsi Maluku.
Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, menyampaikan rasa syukur dan penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin dengan Fakultas Teknik UGM. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan kalangan akademisi menjadi kekuatan penting bagi daerah dalam merancang dan melaksanakan pembangunan berbasis kajian ilmiah.
“Kolaborasi dengan kalangan akademisi menjadi kekuatan penting bagi daerah dalam merancang dan melaksanakan pembangunan yang berbasis kajian ilmiah,” ujar Noach.
Bupati Noach berharap pendampingan UGM dapat terus berlanjut sehingga daerah-daerah, khususnya wilayah berstatus 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), dapat berkembang lebih baik dan secara bertahap keluar dari ketertinggalan. Bimbingan dari kampus dinilai dapat membantu pemerintah daerah mengeksekusi program-program pembangunan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat. (*enos)














Komentar