TIAKUR, Balobe.com – KOMANDAN Korem 151/Binaiya Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung meninjau pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Maluku Barat Daya dalam kunjungan kerja perdananya di Pulau Moa, Minggu, (10/5/2026).

Danrem didampingi Dandim 1511/Pulau Moa Letkol Infanteri Nuriman Siswandi bersama rombongan mengunjungi sejumlah titik pembangunan koperasi di wilayah Kecamatan Moa.
Beberapa lokasi yang ditinjau antara lain Kelurahan Tiakur, Desa Wakarleli, Desa Klis, Desa Werwaru, dan Desa Kaiwatu.
Pembangunan Koperasi Hampir Rampung
Raffles Manurung mengatakan progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di wilayah tersebut telah mencapai tahap akhir.
“Pelaksanaan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih saat ini hampir mencapai 100 persen,” kata Raffles saat diwawancarai wartawan.
Menurut dia, setelah pembangunan fisik selesai, koperasi akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung dan kebutuhan usaha masyarakat.
“Kalau pembangunan sudah 100 persen, nanti akan diisi perlengkapan dan barang-barang yang akan dijual,” ujarnya.
Ia menjelaskan struktur organisasi koperasi juga telah dibentuk dengan pengurus yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara.
Siapkan Manajer Profesional
Selain pengurus koperasi, Danrem mengatakan pemerintah juga akan menunjuk manajer khusus yang memahami pengelolaan koperasi.
Menurut dia, posisi manajer akan diisi melalui program SPPI dengan melibatkan putra daerah lulusan sarjana.
“SPPI ini nanti akan dites dari putra daerah yang sarjana untuk menjadi manajer koperasi,” katanya.
Raffles menilai keberadaan manajer profesional penting untuk memastikan koperasi berjalan baik dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Koperasi ini harus dikelola orang yang memahami sistem perkoperasian,” ujarnya.
Tinjau Program Strategis dan Pos Pengamanan
Selain meninjau koperasi, Danrem juga mengecek sejumlah program strategis lainnya di wilayah Maluku Barat Daya.
Program tersebut meliputi pembangunan jembatan, pelaksanaan TMMD ke-128, hingga peninjauan pos pengamanan di pulau-pulau terluar.
“Ada beberapa program yang harus kami tinjau, termasuk kegiatan TMMD dan pos-pos pengamanan di wilayah terluar,” kata Raffles.
Menurut dia, kunjungan lapangan penting dilakukan agar pimpinan dapat melihat langsung kondisi wilayah dan pelaksanaan tugas prajurit di daerah binaan.
Ingin Lihat Langsung Kondisi Prajurit
Raffles berharap seluruh agenda kunjungan kerja dapat berjalan maksimal sehingga dirinya dapat memahami tantangan tugas prajurit di wilayah kepulauan.
“Saya ingin melihat langsung pos-pos yang ada di sini supaya bisa merasakan bagaimana anggota bekerja di wilayah binaan,” ujarnya. (*Enos)















Komentar