Tiakur, BalobeNews.com – Sektor Betabara menjadi juara umum lomba menyongsong HUT GPM ke-90 di Jemaat Tiakur dengan raihan 4 medali emas, 1 perak, dan berhak membawa pulang piala bergilir. Sektor Sinai menempati posisi kedua dengan 3 emas, 3 perak, dan 4 perunggu, disusul Sektor Solaskriptura di posisi ketiga dengan 2 emas, 4 perak, dan 2 perunggu dalam kompetisi yang melibatkan 11 kategori lomba.
Pengumuman para pemenang dilakukan dalam malam puncak perayaan syukur HUT GPM ke-90 di Walang PHBG Kampung Babar, dengan sistem penilaian berdasarkan keputusan dewan juri yang objektif dan terukur.
Kompetisi lomba HUT GPM ke-90 ini menampilkan keragaman kategori yang menggabungkan aspek spiritual, fisik, seni, dan kreativitas. Lomba cerdas cermat Alkitab menjadi yang paling bergengsi karena menguji penguasaan kitab suci, dengan Sektor Ebenhaezer unggul di kategori anak-remaja dan Sektor Zebaoth di kategori dewasa.
Lomba olahraga tradisional seperti tarompa dan tarik tambang menunjukkan dominasi yang beragam antarsektor. Sektor Laharoy 1 dan Betabara 1 masing-masing merajai tarompa putri dan putra, sementara Betabara 1 dan Sinai 2 menguasai tarik tambang putri dan putra.
Kategori seni menampilkan persaingan ketat dengan sistem penilaian berdasarkan surat keputusan dewan juri. Lomba fotografi dimenangkan Sektor Betabara dengan nilai 257, unggul tipis dari Sektor Solaskriptura yang meraih 220 poin. Lomba karnaval dikuasai Sektor Sinai dengan nilai 259, mengalahkan Sektor Kairos yang meraih 247 poin.
Fashion show yang dibagi dalam kategori anak dan remaja menunjukkan kreativitas tinggi peserta. Sektor Ebenhaezer mendominasi kategori anak dengan nilai 270, sementara Sektor Sinai unggul di kategori remaja dengan nilai 261. Lomba solo vokal juga memperlihatkan bakat musik yang beragam, dengan Sektor Solaskriptura, Betabara, dan Solagratia masing-masing merajai kategori anak, remaja putri, dan remaja putra.
Berdasarkan pengumuman resmi dalam malam puncak perayaan, “Juara umum pertama diraih oleh Sektor Betabara dengan perolehan emas sebanyak 4, perolehan perak 1, dan Sektor Betabara berhasil membawa pulang piala bergilir.”
“Juara umum kedua diraih oleh Sektor Sinai dengan perolehan emas sebanyak 3, perolehan perak 3, dan perolehan perunggu 4,” demikian pengumuman untuk posisi runner-up.
Sementara untuk posisi ketiga, “Juara umum ketiga diraih oleh Sektor Solaskriptura dengan perolehan emas sebanyak 2, perolehan perak 4, dan perolehan perunggu 2.”
Dalam lomba fotografi, berdasarkan “Surat Keputusan Dewan Juri Nomor: 004/KPTSN/PHBG/IX/2025 tentang penetapan pemenang lomba fotografi tahun 2025,” Sektor Betabara ditetapkan sebagai juara 1 dengan nilai tertinggi 257 poin.
Demikian pula untuk lomba karnaval dan fashion show, “berdasarkan Surat Keputusan Dewan Juri Nomor: 001/KPTSN/PHBG/IX/2025,” Sektor Sinai meraih juara 1 karnaval dengan total nilai 259.
Keberhasilan Sektor Betabara meraih juara umum menunjukkan konsistensi prestasi di berbagai kategori lomba, terutama dengan 4 medali emas yang mencerminkan persiapan matang dan partisipasi aktif warga sektor. Dominasi di lomba fotografi, solo remaja putri, tarik tambang putri, dan lomba lainnya membuktikan keunggulan dalam aspek seni dan olahraga.
Persaingan ketat antara 12 sektor yang terlibat mencerminkan semangat kompetisi sehat dalam bingkai persekutuan gerejawi. Sistem penilaian yang objektif melalui keputusan dewan juri dengan surat keputusan resmi menunjukkan transparansi dan profesionalisme penyelenggaraan.
Lomba HUT GPM ke-90 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persekutuan antarsektor dalam jemaat. Keragaman kategori lomba dari spiritual hingga seni budaya mencerminkan upaya mengakomodasi berbagai bakat dan minat warga jemaat dalam satu wadah perayaan yang bermakna.
(EW-26)















Komentar